- Kamis, 30 Juli 2020
Terkait PAP PLTA Koto Panjang, Guspardi Gaus, Minta PLN Dan Kemendagri, Tunda Pelaksanaan Keputusan
Padang (Minangsatu) - Sehubungan dengan informasi terkait Pajak Air Pemukaan (PAP) PLTA Koto Panjang yang akan menjadi hak Pemprov Riau 100%, anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus, minta PLN dan Kemendagri tunda pelaksanaan keputusan. Ia berharap Pemprov dan DPRD Sumbar mengambil sikap tegas dengan mengkaji dan membahas secara saksama agar selanjutnya dapat dibahas dengan DPRD Riau.
Berdasarkan rilis yang diterima Minangsatu, Kamis (30/7/2020), politisi PAN ini ingin meminta klarifikasi dan penjelasan dari Kemendagri dalam Rapat Dengar Pendapat mendatang.
"Berdirinya PLTA Koto Panjang merupakan hasil perjuangan bersama Pemprov Sumbar dan Pemprov Riau. Perlu diingat bahwa kawasan hulu dan sumber air sebagai penggerak turbin PLTA Koto Panjang ini sebagian besar berasal dan berada di wilayah administratif Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat,"ungkapnya.
Ia pun turut menyayangkan sikap salah seorang DPRD Riau yang dinilai seolah mengaburkan peranan dan andil besar masyarakat Sumatera Barat demi PAP.
"Karena semenjak tahun 2001 sudah ada kesepakatan penerimaan PAP tersebut dibagi rata antara Provinsi Riau dengan Sumatera Barat dan tidak ada permasalahan selama ini. Tiba-tiba ada unsur pimpinan DPRD Riau dengan jumawa mengklaim bahwa PAP PLTA Koto Panjang ini hak mereka sepenuhnya. Tentu jelas melanggar kesepakatan antar dua provinsi bertetangga ini," terangnya.
Hingga saat ini, proses pembangunan PLTA telah menenggelamkan sebanyak 713 rumah dengan lebih dari dua ribu jiwa. Masyarakat Nagari Tanjung Pauh dan Tanjung Balik Kabupaten Limapuluh Kota juga harus kehilangan sawah dan ladang.
Mereka dipaksa pindah ke Satuan Pemukiman (SP) II di Rimbo Datar Kecamatan Pangkalan, demi terwujudnya pembangunan bendungan. Tidak ketinggalan, dampak lingkungan seperti banjir yang senantiasa menerjang sejumlah daerah turut dirasakan.
Editor : ranof
Tag :#kasus pap plta koto panjang#anggota dpr ri guspardi gaus#sumbar bersuara#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KOMUNIKASI PUBLIK PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN MASIH BURUK, PEJABAT SERING TUNJUKKAN SIKAP NIREMPATI DAN EGOIS
-
HADIR DI FORUM SUPERMENTOR-28 ON LEADERSHIP, GUBERNUR MAHYELDI MENGAKU MENDAPAT BANYAK PEMBELAJARAN KEPEMIMPINAN
-
'BAJALEH-JALEH' ANDRE ROSIADE DESAK KEPALA DAERAH BEKERJA KERAS UNTUK PERCEPATAN TOL PEKANBARU-PADANG
-
SETAHUN PEMERINTAHAN PRESIDEN PRABOWO, PDIP SINGGUNG SOAL IKN HINGGA PEMBANTU PRABOWO DI KABINET
-
POLITIKUS GERINDRA RAHAYU SARASWATI MENGUNDURKAN DIRI DARI DPR RI
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG