HOME AGAMA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 23 Februari 2026
Tabligh Akbar Polda Sumbar: Menggetarkan Hati, 1.000 Anak Yatim Dan Dhuafa Jadi Tamu Istimewa
Tabligh Akbar Polda Sumbar: Menggetarkan Hati, 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Jadi Tamu Istimewa
Padang - Tabligh Akbar Polda Sumbar menjadi momentum penting yang tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga sarat kepedulian sosial. Kegiatan yang digagas oleh Polda Sumatera Barat ini dirancang sebagai jembatan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang sering membutuhkan perhatian lebih.
Tabligh Akbar Polda Sumbar dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026, mulai pukul 12.00 WIB.
Lokasinya berada di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, sebuah masjid megah yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Masjid ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki kapasitas besar, masjid ini juga memiliki makna simbolis sebagai pusat kegiatan keagamaan dan peradaban Islam di Ranah Minang.
Sebanyak seribu anak yatim piatu dan kaum dhuafa diundang secara khusus dalam kegiatan ini.
Mereka bukan sekadar peserta, melainkan tamu kehormatan yang menjadi pusat perhatian. Kehadiran mereka mencerminkan pesan kuat bahwa kepedulian sosial harus berjalan seiring dengan penguatan nilai spiritual.
Acara ini akan menghadirkan tausiyah dari Ustadz Adi Hidayat, seorang ulama nasional yang dikenal luas karena gaya ceramahnya yang mendalam, sistematis, dan mudah dipahami. Tausiyahnya sering kali mampu menyentuh sisi emosional sekaligus memberikan pemahaman yang kuat tentang pentingnya iman, takwa, dan semangat menjalani kehidupan.
Kehadiran Ustadz Adi Hidayat diharapkan dapat memberikan motivasi spiritual, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Mereka diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan secara sosial, tetapi juga kekuatan mental dan keyakinan untuk menghadapi masa depan.
Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dikembangkan institusinya. Menurutnya, kepolisian tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memohon doa bersama agar situasi keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat tetap terjaga dengan baik.
Suasana kebersamaan menjadi nilai utama dalam kegiatan ini. Ribuan peserta dari berbagai latar belakang akan berkumpul dalam satu tempat, duduk bersama, dan mengikuti doa serta tausiyah. Momentum ini menjadi simbol persatuan yang kuat di tengah kehidupan masyarakat modern yang penuh tantangan.
Tidak hanya berdampak secara spiritual, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial yang mendalam.
Dengan memberikan perhatian khusus kepada anak yatim dan dhuafa, kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian bukan hanya konsep, tetapi tindakan nyata. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk melakukan hal serupa.
Polda Sumatera Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga keluarga diharapkan dapat hadir dan merasakan langsung suasana kebersamaan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan keamanan tidak selalu dilakukan dengan cara formal dan tegas. Pendekatan yang menyentuh hati dan memperkuat nilai spiritual justru mampu menciptakan hubungan yang lebih erat dan harmonis.
Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial semata. Namun, menjadi inspirasi berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang peduli, berempati, dan memiliki fondasi spiritual yang kuat.
Bagi masyarakat Ranah Minang, Tabligh Akbar ini bukan hanya acara keagamaan. Ini adalah simbol persatuan, kepedulian, dan harapan. Harapan bahwa kebersamaan dan nilai keagamaan dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Editor : boing
Tag :Tabligh Akbar Polda Sumbar, Polda Sumatera Barat, Ustadz Adi Hidayat, Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, kegiatan keagamaan Sumbar, anak yatim dhuafa, doa bersama polisi, Ranah Minang, Kapolda Sumbar, berita Sumatera Barat
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI LEPAS KAFILAH MTQ KORPRI SUMBAR, TARGET PERTAHANKAN JUARA UMUM NASIONAL
-
GUBERNUR MAHYELDI MUNCULKAN IDE PEMBENTUKAN MINANG GLOBAL WAKAF YANG DIKELOLA SECARA AKUNTABEL
-
MAHYELDI DORONG PENGUATAN FIKIH WASATHIYAH UNTUK MENJAWAB TANTANGAN KEAGAMAAN KONTEMPORER
-
MUSDA XI MUI SUMBAR, GUBERNUR MAHYELDI INGATKAN PERAN MUI TERHADAP MASYARAKAT DAN DAERAH
-
KAFILAH SUMBAR DI MTQ NASIONAL KE 31, DITARGETKAN OLEH SEKDA ARRY, MASUK 10 BESAR, BAHKAN MAKSIMAL 5 BESAR
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG