HOME RANCAK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 14 November 2021
Riders Pengeliling Indonesia, Kagumi Alam Sumbar
Padang (Minangsatu) - Tim Riders Pengeliling Indonesia yang bergerak dari Jakarta 28 Oktober lalu, Sabtu (13/11) malam sampai di Padang. Hari Minggu (14/11/2021) pagi, rombongan diterima Gubernur Sumbar, Mahyeldi, di Istana Gubernuran, Padang. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi, kemudian provinsi Sumut dan Aceh.
Ketika berbincang dengan Gubernur, Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) PWI itu, mengaku menikmati keindahan alam Ranah Minang, sejak dari areal perkebunan teh, danau di Alahan Panjang dan Sitinjau Lauik. Mereka anggap rute yang unik dan spesifik di Sumatera Barat.
Salah seorang pengendara motor perempuan, Yani, bahkan melakukan hiking pendakian gunung Kerinci (provinsi Jambi) hingga ketinggian 3 ribu meter lebih diatas permukaan laut. "Meski diterpa hujan dan angin kencang, kita tetap berusaha mendaki gunung Kerinci, satu diantara 7 gunung yang akan kita capai," ujar Yani Krisnahayani (askara.co), satu-satunya pengendara motor perempuan dalam Tim.
![]() |
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, sangat gembira menyambut kedatangan riders wartawan yang ditemani Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus dan Distributor Ban Kingland di Padang, CV. Rani Ismael. "Selamat menikmati keindahan alam dan makanan ranah Minang. Kalau terlihat bagus dan enak promosikan kepada orang lain. Jika ada yang kurang, sampaikan kepada kami," ujar Mahyeldi, menirukan motto khas rumah makan Padang. Selain Ketua PWI, juga hadir Ketua Dewan Kehormatan, Basril Basyar, dan Ketua SMSI Sumbar, Zulnadi.
![]() |
Tim Riders JKW-PWI ini akan mengelilingi Indonesia hingga mencapai puncaknya pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN), di Kendari, Sulawesi Tenggara, 9 Februari 2022 nanti, yang rencananya dihadiri Presiden RI, Jokowi.
Jelajah Kebangsaan Wartawan ini mengemban misi pengembangan dengan mengeksplor pariwisata, kuliner nusantara, dan infrastruktur di Indonesia. Mereka terdiri 1 perempuan dan 3 laki-laki. Tiga pengendara laki-laki adalah Agus 'Blues' Asianto (trenzindonesia.com), Soni Wibisono (otomotif1.com), dan Indrawan 'Ibonk' (journeyofindonesia.com).
Menurut Ibonk, perjalanan akan menempuh jarak 17 ribu km, pada 5 pulau dan 34 provinsi di Indonesia. Hasil pengamatan dan pengalaman keliling Indonesia nanti dituangkan dalam tulisan di media dan berbentuk buku.
![]() |
Turing ini disupport Ban Kingland, untuk menguji kualitas Ban Kingland dalam berbagai medan. "Ban Kingland sempat vakum di Sumatra Barat, karena sesuatu dan lain hal, kami berusaha kembali memasarkannya, karena kualitasnya sangat luar biasa, selain murah juga tahan dan kuat," ulas Reni Rani, General Manager CV Rani Ismael, didampingi Zulheri Rani dan Ranti Rani staf Direktur.
Zulheri menambahkan, perusahaannya memasarkan produk berkualitas. "Kualitas bagus dengan harga murah dapat membantu masyarakat, sehingga semua akan merasa bahagia, termasuk juga ban Kingland ini," tutur Zulheri Rani yang kerap dipanggil Al.
Editor : ranof
Tag :#Pengeliling Indonesia#Turing JKW-PWI#Indah#Eksotik#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERINGATI MAY DAY 2026, PEMPROV SUMBAR PERKUAT SINERGI PEMERINTAH, PEKERJA, DAN DUNIA USAHA
-
BUKA PELATIHAN KONTEN DIGITAL DI BUKITTINGGI, MAHYELDI DORONG PEMUDA SUMBAR JADI KREATOR INOVATIF
-
PIMPIN UPACARA HARI OTONOMI DAERAH TINGKAT PROVINSI, GUBERNUR MAHYELDI TEKANKAN PENTINGNYA INOVASI DAN KEMANDIRIAN DAERAH
-
SMSI DAN LIMA ORGANISASI PERS TERIMA PIAGAM PENGHARGAAN KEBENCANAAN SUMBAR
-
TIGA DAERAH DI SUMBAR RAIH PENGHARGAAN NASIONAL, GUBERNUR MAHYELDI: BUKTI KERJA NYATA MEMBANGGAKAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG


