HOME RANCAK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 29 April 2026
Buka Pelatihan Konten Digital Di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif
Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif
Bukittinggi (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya membanggakan nama besar keluarga, tetapi harus mampu menunjukkan karya, ide, dan kreativitasnya sendiri.
Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub Sektor Video bertajuk “Transformasi Kreativitas Pemuda Melalui Konten Video Digital sebagai Penggerak Inovasi dan Daya Saing Daerah” di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Rabu (29/4/2026).
“Pemuda itu bukan yang sibuk membanggakan orang tuanya. Pemuda adalah mereka yang mengatakan, ‘Ini saya, ini karya saya, ini ide saya’,” tegas Mahyeldi.
Ia menilai kreativitas menjadi kunci penting bagi kemajuan daerah di tengah persaingan digital yang semakin terbuka.
“Kalau Sumbar ingin maju, pemudanya harus kreatif. Kreatif itu orang yang punya ide, punya gagasan, lalu menghadirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat,” katanya.
Dalam arahannya, Mahyeldi juga mengutip hadis Rasulullah tentang makna pemuda sebagai sosok yang hadir dengan kemampuan dan potensinya sendiri, bukan hidup di bawah bayang-bayang orang lain.
Mahyeldi menilai perkembangan dunia digital membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkembang, termasuk melalui konten video dan industri kreatif. Ia bahkan menyinggung gaya dan tampilan unik para kreator konten sebagai bagian dari kreativitas generasi muda.
“Yang unik itu berbeda dari yang lain. Anak muda sekarang tampil kreatif, berani berekspresi, dan itu bagian dari inovasi,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Zulkanedi Said, mengatakan program tersebut menjadi kegiatan perdana yang digelar bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. Ia menyebut proses seleksi peserta berlangsung ketat karena tingginya minat anak muda mengikuti pelatihan tersebut.
“Menetapkan 50 peserta ini tidak mudah. Yang lolos memang istimewa,” ujar Zulkanedi.
Ia mengungkapkan, awalnya panitia membatasi usia maksimal peserta 30 tahun sesuai kategori kepemudaan. Namun dalam prosesnya, sejumlah peserta di atas usia tersebut tetap diakomodasi karena pertimbangan tertentu, termasuk guru pendamping dan pelaku komunitas digital.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Mahdianur, mengatakan kegiatan itu merupakan langkah pemerintah menyiapkan generasi muda menghadapi transformasi digital, khususnya di bidang produksi konten video.
Menurutnya, program tersebut dirancang agar pemuda tidak hanya menjadi konsumen media digital, tetapi mampu menjadi kreator konten yang produktif dan bernilai ekonomi.
Mahdianur menegaskan, kreativitas digital tetap harus berlandaskan nilai budaya Minangkabau dan norma agama.
“Kita tetap berpegang pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Kreatif boleh, tetapi harus tetap beretika,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 29 April hingga 2 Mei 2026 itu diikuti 50 peserta dari berbagai daerah di Sumbar, terdiri dari pegawai nagari, guru muda, hingga pelajar SMA dan SMK. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung dari praktisi industri kreatif, produser, penulis naskah, hingga tenaga profesional bersertifikasi nasional.
Editor : ranof
Tag :#Pelatihan kreator digital #Pemuda #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR DAN POLDA SEPAKAT PERKUAT PENGAWASAN KARHUTLA, VASKO TEGASKAN SUMBAR HARUS NOL TITIK API
-
PEMPROV SUMBAR RAIH TERBAIK II ANUGERAH LEGISLASI DAERAH 2026
-
GUBERNUR MAHYELDI PUJI KINERJA TNI YANG SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT SAAT DIBUTUHKAN
-
GUBERNUR: HARI JADI KE-81 MOMENTUM PERKUAT PANCASILA DAN KEBERSAMAAN BANGUN SUMBAR
-
81 TAHUN SUMBAR, MAHYELDI: PERTUMBUHAN EKONOMI HARUS BERJALAN SEIRING DENGAN KETANGGUHAN BENCANA
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU