HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SOLOK
- Minggu, 17 September 2017
Rajo Alam Pagaruyuang Berkunjung Ke Kota Solok
SOLOK (Minangsatu) -- Untuk kedua kalinya, Rajo Alam Pagaruyuang, Duli Yang Maha Mulia Paduka Sri Baginda Sultan Muchdan Taher Bakrie bersama permaisuri, kembali mengunjungi Kota Solok. Kali ini, kedatangan pewaris tahta Sultan Rajo Alam Bagagarsyah tersebut dalam rangka jamuan alam.
Kedatangan orang nomor satu di kerajaan alam Pagaruyuang Minang Kabau tersebut, disambut lansung Walikota Solok H. Zul Elfian, Wawako Solok Reinier, Forkompinda, Ketua LKAAM, Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang dan segenap unsur adat, dan pemerintahan di Kota Solok.
Usai melakukan prosesi jamuan, yang dipusatkan du Gedung Kubuang XIII, Sultan Muchdan Taher Bakrie mengatakan kegiatan tersebut tidak lebih dari silahturrahmi jamuan alam dalam rangka kembali mengingatkan bahwa raja alam pagaruyuang sudah ada."Waris dari Raja Alam Minangkabau terakhir Sultan Alam Bagagarsyah sudah ditetapkan sejak 2015 lalu, kita hanya ingin meluruskan sejarah.kita bukan ingin menyaingi atau menyingkirkan pihak lain. InshaAllah persoalan selama ini sudah habis," ungkap Sultan Muchdan Taher Bakrie, Sabtu (16/9/2017).
Ditegaskan, Persoalan pewaris dan penerus Sultan Alam Bagagarsyah yang selama ini selalu menjadi buah bibir, sudah ditetapkan sesuai dengan tatanan adat dan garis keturunan yang ada serta yang menetapkan itu adalah limbago adat yang resmi.
Sebelumnya, tahun lalu, dihari jadi Kota Solok, Sultan Muchdan Taher Bakrie, bersama rombongan kerajaan juga menyempatkan diri hadir di tribun kehormatan menyaksikan pawai budaya yang dihelat setahun sekali di Kota Solok.
Menurutnya, kota Solok sangat baik dalam mensinergikan antara adat dan pemerintahan. Sebab, pemerintah Kota Solok sejalan atau seiya sekata dengan kalangan adat. Apalagi, kalau ada peraturan baru yang menyangkut masyarakat, selalu diikutkan lembaga adat.
Bagi Sultan, Kota Solok patut dijadikan contoh bagi semua lembaga dan kalangan adat yang ada di Sumatera Barat. Penerapan Adat Basandi Syara', Syarak Basandi Kitabullah serta sinerginya dengan pemerintahan sangat baik dan sejalan.
Sementara itu, Walikota Solok mengaku sangat menyambut positif kedatangan Rajo Alam Rajo Alam Pagaruyuang, Duli Yang Maha Mulia Paduka Sri Baginda Sultan Muchdan Taher Bakrie bersama permaisuri untuk kedua kalinya. "Tidak hanya beliau bersama keluarga namun juga tokoh-tokoh adat dari berbagai daerah bahkan juga ada yang dari Malak dan lainnya. Ini sangat luar biasa," Sebut Zul Elfian didampingi Wawako Reinier.
Kunjungan ini, sebut Zul Elfian, juga menjadi momen yang bagus untuk kebangkitan dan semangat bersama untuk semakin membumingkan penerapa ABS, SBK dalam kehidupan bermasyarakat. Baik di Solok maupun di Ranah Minang pada umumnya.
Diakui Wako, Di Kota Solok selama ini dukungan tokoh masyarakat dan tokoh adat sangat membantu dan mendukung program dan kegiatan pembangunan. Dan juga turut membantu mengatasi berbagai persoalan yang muncul. "Kehadiran tokoh masyarakat dan tokoh serta lembaga adat seperti dari Lembaga LKAAM, KAN dan juga Bundo Kanduang dan lainnya sangat membantu pemerintah Kota Solok selama ini," tutup Zul Elfian.
[ ADI ]
Editor :
Tag :#Rajo Alam Pagaruyuang #Jamuan ke Kota Solok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIBUKA WALIKOTA SOLOK, PEMILIHAN KETUA KAN LUBUK SIKARAH DIAWALI DENGAN MUSYAWARAH NAGARI
-
PAKAI BATIK KHAS DAERAH, INI KOMITMEN WALI KOTA SOLOK DI MALAM GALA DINNER APEKSI 2026 MEDAN
-
DARI HATI UNTUK SESAMA, SRIKANDI PLN DAN YBM PLN UP3 SOLOK HADIR MENGUATKAN KELUARGA BAYI PEJUANG HIDROSEFALUS
-
SRIKANDI PLN UP3 SOLOK BERIKAN AKSI NYATA, HADIRKAN SENYUM DAN HARAPAN BARU BAGI IBU-IBU TANGGUH
-
POTONG HEWAN KURBAN 9 EKOR, WARGA KOMPLEK WISMA SOLOK NAN INDAH TANAH GARAM DISTRIBUSIKAN 700 KUPON DAGING SAPI
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK