HOME PEMBANGUNAN KOTA SAWAHLUNTO
- Rabu, 5 Agustus 2026
PUPR Dan Kejari Sawahlunto Kawal Proyek Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi, Datuak Abadi Optimistis Tepat Waktu
PUPR dan Kejari Sawahlunto Kawal Proyek Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi, Datuak Abadi Optimistis Tepat Waktu
Sawahlunto (Minangsatu) – Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat. Salah satu proyek yang kini memasuki tahap pelaksanaan adalah pembangunan Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi di Kecamatan Barangin.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), paket pekerjaan Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi (02.139) DBH Sawit Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp882.670.000 sempat mengalami tender ulang. Proses lelang pertama dinyatakan gagal karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.
Setelah dilakukan tender ulang, proyek tersebut akhirnya dimenangkan oleh PT Kamala Unida, perusahaan yang beralamat di Komplek Jondul IV Blok KK/10 RT 004/RW 012, Parupuk Tabing, Kota Padang, Sumatera Barat.
Seiring dimulainya pekerjaan, Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Sawahlunto bersama Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Sawahlunto melakukan monitoring lapangan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pekerjaan berlangsung sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, tepat waktu, serta memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi eksisting di lapangan, progres fisik pekerjaan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga kesesuaian metode pelaksanaan dengan dokumen kontrak.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Sawahlunto, Datuak Abadi, mengatakan progres fisik pekerjaan hingga saat ini baru mencapai sekitar 0,6 persen. Menurutnya, capaian tersebut masih sesuai dengan tahapan awal pekerjaan dan menunjukkan perkembangan yang positif.
"Saat ini bobot pekerjaan baru sekitar 0,6 persen. Meski masih pada tahap awal, progres pekerjaan di lapangan berjalan cukup baik. Kami optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak," ujar Datuak Abadi.
Ia menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap kualitas pekerjaan agar hasil yang diperoleh benar-benar sesuai dengan perencanaan.
![]() |
Selain itu, Datuak Abadi juga mengungkapkan bahwa material tanah hasil galian yang sempat mengotori badan jalan akan segera dibersihkan oleh kontraktor pelaksana agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.
"Material tanah galian yang berada di badan jalan nantinya akan dibersihkan melalui penyemprotan. Kami menargetkan hasil pembersihannya dapat mencapai sekitar 95 persen sehingga kondisi jalan tetap bersih, aman, dan nyaman dilalui masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Andiko, yang turut melakukan monitoring lapangan menilai pelaksanaan pekerjaan sejauh ini telah berjalan dengan baik. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Kejaksaan merupakan bagian dari upaya memastikan proyek pemerintah berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Meski demikian, Andiko berharap pelaksana pekerjaan dapat membangun komunikasi yang lebih intensif dengan masyarakat di sekitar lokasi proyek agar setiap potensi kendala dapat diantisipasi sejak awal.
"Secara umum kami melihat pekerjaan sudah berjalan cukup baik dan sesuai tahapan. Namun kami berharap pihak pelaksana lebih melibatkan masyarakat setempat dalam pelaksanaan pekerjaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan maupun kendala di lapangan dapat diminimalisasi sejak dini sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai," kata Andiko.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, penyedia jasa konstruksi, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap pembangunan Jalan Simpang Santur–SMEA Talawi dapat diselesaikan sesuai target, baik dari sisi waktu, mutu, maupun administrasi.
Kehadiran jalan yang lebih baik nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Barangin dan Kota Sawahlunto secara umum.
Editor : melatisan
Tag :PUPR dan Kejari, Sawahlunto, Kawal Proyek Jalan, Simpang Santur–SMEA Talawi, Datuak Abadi Optimistis Tepat Waktu
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BPJN SUMBAR LAKUKAN PRESERVASI JALAN PADANG–SOLOK–SAWAHLUNTO, TINGKATKAN KEMANTAPAN DAN KESELAMATAN PENGGUNA JALAN
-
WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA SAWAHLUNTO TINJAU PENGASPALAN JALAN NASIONAL, APRESIASI KUALITAS PEKERJAAN BPJN
-
PERBAIKAN JALAN MEDAN NAN BAPANEH–RUSUNAWA MASUK USULAN PERGESERAN ANGGARAN 2026
-
PEKERJAAN REVITALISASI SENTRA TENUN SONGKET DI SILUNGKANG DIKEBUT
-
PAKET PEKERJAAN TANAH DAN PATOK EMBUNG BOMBEN KOLOK DI LELANG DINAS SDA DAN BK SUMBAR
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
.jpeg)