HOME AGAMA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 19 Juni 2020
Prof Irwan Prayitno Khatib Shalat Jumat Perdana Di Masjid Raya Sumbar Pasca PSBB
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumbar, Prof Irwan Prayitno menjadi khatib Shalat Jumat perdana pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (19/6).
Shalat Jumat perdana itu sekaligus menandai dibukanya kembali Masjid Raya secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.
Dalam pantauan Humas Setda Sumbar di lokasi, Masjid Raya yang berlantai dua tersebut, hanya lantai satu saja digunakan untuk shalat Jumat, dalam pencegahan terpaparnya Covid-19 di tempat ibadah. Jemaah memadati ruang utama hingga keluar dari masjid.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berharap pelaksanaan ibadah shalat Jumat tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19, seperti jaga jarak antar jamaah, memakai masker serta tes suhu tubuh dan cuci tangan pakai sabun sebelum masuk masjid.
Dalam Khutbah Jumat itu Gubernur Irwan Prayitno memberikan judul "Dengan Ibadah Kita Hadapi Musibah". Sabar merupakan sifat utama bagi orang yang beriman. Karena dalam keadaan bagaimanapun bagi orang beriman itu semua adalah kebaikan.
"Dalam kondisi saat ini, untuk memghadapi musibah Covid-19 ini kita harus menghadapi dengan sabar. Jadi kunci keniscayaan mengahadapi Covid-19 adalah Bersabar. Sabar kita beribadah, sabar menghadapi covid, namun kita tetap semangat," pesan Irwan Prayitno.
Selain itu khatib H. Irwan Prayitno mengatakan sifat utama seorang Mukmin ketika menghadapi musibah adalah bersabar. Wabah Covid-19 yang sekarang melanda dunia merupakan ujian dari Allah.
"Yang tidak sabar dan tidak siap mengahadapi Covid ini, maka kita akan tenggelam dalam situasi ini," ucapnya.
Maka sabar dalam hal ini adalah dengan diiringi ikhtiar dan tawakal. Sabar bukan berarti tanpa ikhitiar. Sikap sabar bukanlah sikap pasif yakni tidak berbuat apa-apa. Atau bahkan menerjang keadaan yang tidak baik.
"Tingkatkan beribadah kuatkan keimanan, itu tantangan bagi umat Islam. Yakinlah Allah akan melindungi kita. Dan Allah menyertai orang-orang yang sabar," tuturnya.
Pada akhir khotbahnya, Gubernur menyampaikan agar masyarakat selalu patuh dalam mengikuti protokol kesehatan demi menghindari penularan corona lebih lanjut.
Sementara itu Pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Raya Sumbar, berjalan khusyuk meski dengan aturan baru. Yaitu menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah guna mencegah paparan Covid-19 di tempat ibadah.
Editor : sc.astra
Tag :#shalatJumat #masjidRayaSumbar #protokolKesehatan #covid19
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MUSDA XI MUI SUMBAR, GUBERNUR MAHYELDI INGATKAN PERAN MUI TERHADAP MASYARAKAT DAN DAERAH
-
KAFILAH SUMBAR DI MTQ NASIONAL KE 31, DITARGETKAN OLEH SEKDA ARRY, MASUK 10 BESAR, BAHKAN MAKSIMAL 5 BESAR
-
SAWAHLUNTO, SIJUNJUNG, DAN DHARMASRAYA, DIUSULKAN WAGUB VASKO SEBAGAI PROYEK STRATEGIS NASIONAL UNTUK PENGEMBANGAN KAWASAN EKONOMI BARU
-
TINJAU PERSIAPAN KAFILAH, GUBERNUR OPTIMISTIS SUMBAR MAMPU PERTAHANKAN JUARA NASIONAL MTQ KORPRI
-
SEKDAPROV ARRY YUSWANDI LEPAS KEBERANGKATAN KONTINGEN SUMBAR MENUJU PESPARAWI NASIONAL XIV DI PAPUA
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA