- Sabtu, 21 Februari 2026
Prabowo Subianto Rombak Total BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito Resmi Jadi Dirut Baru
Prabowo Subianto Rombak Total BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito Resmi Jadi Dirut Baru
Jakarta - Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh BPJS Kesehatan dengan mengganti seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pengawas dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
Perombakan ini resmi berlaku per 19 Februari 2026. Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan dengan hormat seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi masa jabatan 2021–2026.
Langkah ini menjadi perhatian publik karena BPJS Kesehatan memegang peran penting dalam sistem jaminan kesehatan nasional yang melayani jutaan peserta di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan kini dipimpin oleh Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama yang baru. Ia dipercaya menggantikan Ali Ghufron Mukti yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama pada periode 2021–2026.
Susunan Dewan Pengawas juga mengalami perubahan total. Stevanus Adrianto Passat ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas dari unsur pekerja. Ia akan bekerja bersama Murti Utami Andyanto dan Rukijo dari unsur pemerintah.
Selain itu, Afif Johan mewakili unsur pekerja. Paulus Agung Pambudhi dan Sunarto mewakili unsur pemberi kerja. Sementara Lula Kamal ditunjuk sebagai tokoh masyarakat dalam struktur pengawasan baru.
Adapun jajaran Direksi yang baru terdiri atas Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama, serta Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati.
Sebelumnya, Dewan Pengawas diisi oleh Abdul Kadir sebagai ketua dari unsur pemerintah, bersama Regina Maria Wiwieng Handayani, Indra Yana, Iftida Yasar, Inda Deryanne Hasman, dan Naser Arrohimi.
Sementara jajaran Direksi sebelumnya terdiri atas Ali Ghufron Mukti sebagai Direktur Utama, serta Arief Witjaksono Juwono Putro, David Bangun, Edwin Aristiawan, Lily Kresnowati, Mahlil Ruby, dan Mundiharno.
Pergantian ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melakukan penyegaran organisasi dan memperkuat tata kelola lembaga jaminan kesehatan nasional. Dengan komposisi baru yang melibatkan unsur pemerintah, pekerja, pemberi kerja, dan tokoh masyarakat, diharapkan pengawasan dan pengelolaan BPJS Kesehatan dapat berjalan lebih efektif.
Keputusan Presiden tersebut menjadi dasar hukum yang sah dalam proses transisi kepemimpinan. Seluruh jajaran baru kini memegang tanggung jawab penuh dalam memastikan layanan jaminan kesehatan tetap berjalan optimal sesuai peraturan yang berlaku.
Editor : boing
Tag :Prabowo Subianto, BPJS Kesehatan, Direksi BPJS, Stevanus Adrianto Passat, Dewan Pengawas BPJS, Prihati Pujowaskito, Keputusan Presiden 2026, Perombakan Pejabat Nasional
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MENTERI IMIPAS TEGASKAN KOMITMEN BERANTAS PEREDARAN NARKOTIKA DI LAPAS DAN RUTAN
-
DIRUT PLN DARMAWAN PRASODJO RAIH PENGHARGAAN GREEN LEADERSHIP, PLN BORONG 11 PROPER EMAS KLH 2025
-
PPPK DI SEJUMLAH DAERAH TERANCAM PHK, INI TANGGAPAN BKN
-
INSANNUL KAMIL, KETUA LPJK 2025-2029: DITUGASKAN MENGATUR, MEMBINA, DAN MENGAWASI JASA KONSTRUKSI
-
KAPOLRES KEPAHIANG TURUN KE DESA, PROGRAM “NGOPI TAWAR” JADI RUANG CURHAT WARGA
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA