HOME PEMBANGUNAN KOTA PADANG PANJANG
- Senin, 28 November 2022
PPK Putuskan Kontrak Pembangunan Gedung NICU RSUD Dikerjakan CV. Niko Kurnia
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), akhirnya memutus kontrak proyek pembangunan gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD dengan CV Niko Kurnia sebagai pelaksana kegiatan.
Direktur RSUD, dr. Lismawati R, M.Biomed, Sp.PA melalui Kabid Pelayanan, Ade Devita, S.Kep, MM, M.Kes, Minggu (27/11/2022) kemaren menjelaskan, pembangunan gedung NICU di RSUD telah gagal diselesaikan pihak penyedia.
"Sebelumnya, PPK telah mengadakan rapat beberapa kali yang dihadiri Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) pendamping, Tim Teknis, Inspektorat, Kabag AP, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) yang menghasilkan rekomendasi, agar PPK memutuskan kontrak pembangunan gedung NICU di RSUD Kota Padang Panjang," terang Lisnawati.
"Dari awal, Wali Kota sangat serius ikut mengawal pembangunan ini, dan tetap saja pihak pelaksana gagal mencapai bobot sesuai yang diharapkan. Di samping itu, kegiatan pembangunan gedung NICU ini juga didampingi dan diawasi langsung Tim JPN Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang," lanjutnya.
Karena gagal capai bobot tadi, PPK akhirnya mengeluarkan Surat Pemutusan Kontrak kepada direktur CV. Niko Kurnia, tertanggal 25 November 2022. Hal ini, disebabkan karena proses pembangunan gedung NICU oleh penyedia tidak terlaksana sesuai jadwal yang telah disepakati.
"Walaupun PPK telah mengeluarkan surat teguran beberapa kali, juga Surat Peringatan Kontrak Kritis (SPKK) 1-3, serta tidak adanya komitmen dari penyedia sehingga terjadi keterlambatan dan deviasi yang semakin besar, Show Cause Meeting (SCM) 1-3 sehingga dinyatakan gagal," jelasnya.
Hingga minggu terakhir sebelum masa kontrak berakhir, bobot pekerjaan berdasarkan hitung bersama dihadiri PPK, PPTK, Konsultan apengawas, Tim Teknis, Inspektorat, Tim JPN, Penyedia (pelaksana), didapatkan hasil realisasi pekerjaan hanya 33,0091% (deviasi -66,99.9%).
Seperti diketahui, pembangunan NICU RSUD ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang didapat Pemko melalui Pemerintah Pusat, dan pembangunannya ditargetkan rampung dalam kurun waktu 120 hari kerja.
"Mengingat keberadaan gedung NICU ini sangat dibutuhkan masyarakat Kota Padang Panjang, Wali Kota dan jajaran sangat serius untuk melanjutkan kembali pekerjaan pembangunan gedung NICU ini, dan nanti dananya akan dianggarkan kembali pada APBD TA 2023," tambah Lisnawati. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI TINJAU PERBAIKAN JEMBATAN KEMBAR PADANG PANJANG, TARGET RAMPUNG JELANG LEBARAN
-
JALAN DAN JEMBATAN SUDAH MULUS, WARGA PADANG PANJANG BISA TERSENYUM LAGI
-
UNTUK KELANCARAN PEKERJAAN, JALAN KE LUBUK MATA KUCING DITUTUP SATU BULAN
-
JEMBATAN TANJUANG SUDAH BISA DILALUI KENDARAAN RODA EMPAT
-
KADIS PORAPAR PADANG PANJANG, NURASRIZAL, ST: KOMPLEK SPORT CENTRE TINGGAL FINISHING
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG