- Senin, 11 Oktober 2021
PON XX Papua 2021: Dua Unggulan Tarung Derajat Sumbar, Gagal Ke Final
Mimika (Minangsatu) - Dua petarung unggulan Sumatera Barat Hendhika Ramadhan dan Nur Rahimah gagal melangkah ke babak final usai ditundukkan lawan masing-masing pada semifinal cabang olahraga tarung derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di GOR Eme Neme Yaure, Mimika, Papua.
Bertanding pada partai ke 39 kelas 55,1-58 Kg, petarung Hendhika Ramadhan dikalahkan petarung asal Kepulauan Riau dengan skor 1-2. Sementara Nur Rahimah yang main pada partai 42 kelas 45,1-50 Kg harus mengakui ketangguhan petarung asal Jawa Tengah, Vinka Widyaningrum dengan skor telak 0-3.
Manajer Tim Tarung Derajat Sumbar Alnedral mengatakan, kunci kekalahan dua petarung unggulannya itu ada pada kecepatan lawan. "Lawan keduanya bermain dengan cepat, mungkin ini yang jadi kunci kekalahan bagi Hendhiko dan Nur Rahimah," katanya. Ia juga menyebutkan, dua petarung yang dihadapi Hendhiko dan Nur Rahimah merupakan petarung unggulan pada nomor masing-masing.
Dengan kekalahan dua petarung Hendhiko dan Nur, saat ini hanya menyisakan satu petarung putri Sumbar di babak semifinal atas nama Vebi Sasmita. Vebi sendiri melakoni laga semifinal pada Senin(11/10/2021).
Editor : ranof
Tag :#Pon XX Papua 2021#Tarung Derajat#Kontingen#Sumbar#
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
FWK DORONG OPTIMISME NASIONAL HADAPI TEKANAN 2026
-
DOSEN PJKR FKIP UNTAD GELAR COACHING CLINIC TENIS MEJA UNTUK ATLET BELIA RPP TEAM
-
KONI BENGKULU DILANTIK, WACANA BENGKULU–SUMBAR TUAN RUMAH BERSAMA PON 2032 MENGUAT
-
HASIL UJI COBA, NEGERI SEMBILAN VERSUS SEMEN PADANG 3-0
-
FAUZI SAPUTRA, ‘URANG AWAK’ DI BALIK BAGI-BAGI SEPATU DARI PKPK STORE UNTUK PEMAIN SEMEN PADANG FC
-
“TEMBAK PATUIH”: MITOS EDUKATIF DALAM UNGKAPAN LARANGAN ULAKAN TAPAKIS
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL