- Sabtu, 4 Oktober 2025
PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik, Petani Tuban Dapat Tambahan Penghasilan
Tuban,(minangsatu) – Petani jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kini menikmati manfaat nyata dari program transisi energi berbasis ekonomi kerakyatan. Melalui inisiatif PT PLN Nusantara Power (NP), Subholding dari PT PLN (Persero), limbah pertanian berupa bonggol dan jerami jagung yang sebelumnya dianggap tak berguna kini bisa dijual untuk diolah menjadi biomassa sebagai bahan bakar alternatif (co-firing) di PLTU Tanjung Awar-Awar.
Muzamil, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur di Desa Beji, menyampaikan bahwa sisa panen jagung yang dulunya hanya terbuang kini memberi tambahan penghasilan. “Sekarang limbah jagung bisa dijual ke PLTU, sehingga kami mendapat pemasukan tambahan. Kami sangat berterima kasih kepada pihak PLTU Tanjung Awar-Awar atas program ini,” ujarnya, Sabtu (20/9).
Hal senada diungkapkan Roni, petani lainnya dari Poktan Sido Makmur. Ia menilai program ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan.
“Dulu bonggol jagung hanya dibakar, sekarang bisa dimanfaatkan dan dibeli. Kami juga mendapat bantuan sumur sibel, sehingga lebih mudah mengairi sawah tanpa harus sewa atau ambil air dari jauh,” jelasnya.
Program pemanfaatan limbah pertanian ini dijalankan oleh PLN NP melalui Unit Pembangkitan Tanjung Awar-Awar, Tuban. Inisiatif ini menjadi bagian dari program CSR bertajuk Pengembangan Agrikultur Terpadu Desa Sinergi Energi (Si Pandu & Desi).
Sebagai salah satu sentra jagung nasional, Kabupaten Tuban menghasilkan lebih dari 760 ribu ton jagung per tahun. Produksi besar itu juga menyisakan limbah pertanian dalam jumlah banyak, seperti jerami dan bonggol, yang sebelumnya hanya dibakar tanpa memberi nilai tambah.
Kini, limbah jagung petani ditampung oleh Koperasi Energi Cakrawala Nusantara (ECN) yang dilengkapi mesin hammer mill berkapasitas minimal 8 ton per hari. Fasilitas tersebut merupakan dukungan CSR PLN NP dan telah diuji coba pada 20 September lalu.
“Petani tidak perlu repot membakar sisa panen. Cukup dijual ke koperasi dan kami olah jadi biomassa. Kapasitas mesin ini memungkinkan kami menyerap limbah jagung sebanyak-banyaknya,” kata Ketua Koperasi ECN, Bang Am.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN berkomitmen memperluas pemanfaatan biomassa co-firing untuk mendorong kemandirian energi berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, PLN tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga energi bersih dan terjangkau untuk mendorong ekonomi, membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan menjaga lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyebut pemanfaatan limbah jagung menjadi biomassa di PLTU Tanjung Awar-Awar sebagai contoh nyata bahwa transisi energi bisa selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga memberi nilai tambah bagi petani lokal dalam mengelola limbah pertanian,” tegasnya.
Editor : boing
Tag :#PLN #UID #Sumbar #Minangsatu
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BEGINI KONDISI APBN HINGGA SEMESTER I TAHUN 2026
-
KONSISTEN KEMBANGKAN EKONOMI SYARIAH, SUMBAR KEMBALI TOREHKAN PRESTASI NASIONAL PADA AJANG ADINATA SYARIAH 2026
-
MENTERI BAHLIL BLAK-BLAKAN, IMPORTIR MARAH IMPOR BENSIN RI 20 JUTA KL
-
PINJOL LEGAL BUNGA RENDAH MAKIN DIBURU, WASPADAI PINJOL ILEGAL YANG MASIH BERKELIARAN
-
PT PERTAMINA MENAIKKAN HARGA BBM NON-SUBSIDI MULAI RABU, 10 JUNI 2026
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA