HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Jumat, 30 Mei 2025
PJN 2.2 Dinalai Lemah Pengawasan Akibatkan Jalinsum Penuh Lobang Menganga
PJN 2.2 Dinalai Lemah Pengawasan Akibatkan Jalinsum Penuh Lobang Menganga
Dharmasraya (Minangsatu) – Kondisi jalan Nasional membelah Kabupaten Dharmasraya, mulai dari Jorong Sialang, Sungai Kambut, Pulau Punjung, Sungai Dareh, Sikabau, Tebing Tinggi, Gunung Medan, Koto Padang, Koto Baru, hingga Sungai Rumbai perbatasan Provinsi Jambi, menjadi sorotan serius bagi pengendara. Pasalnya, mutu pengerjaan sangat buruk. Membuat jalan banyak berlobang. Mengakibatkan banyaknya terjadi kecelakaan lalu lintas. Terutama kendaraan roda dua.
Dari pantauan, sepanjang jalan lintas sumatera (Jalinsum) membelah Kabupaten Dharmasraya. Jalan berlobang, menganga bak buaya siap menyantap mangsa. Di tambah gundukan aspal menggunung, hingga jalan mencekung. Seakan membuat rel sendiri. Banyak juga aspal terkelupas, jalan berlobang dengan diameter besar.
Akibatnya, ketika ban kendaraan roda empat atau lebih, melindas lobang tersebut. Mengakibatkan pecah ban. Bahkan bisa patah as. Sekiranya kendaraan roda dua melintas. Sudah dipastikan terjadi kecelakaan lalu lintas. Akibat ditimbulkan, kalau tidak masuk rumah sakit, masuk kubur (meninggal dunia).
Pekerjaan pemeliharaan jalan dilaksanakan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat. Melalui unit teknis Pengembangan Jalan Nasional (PJN) 2.2 di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai penanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Sumatera Barat. Tampaknya kurang profesional, bahkan minim pengawasan.
Sejauh ini, kegiatan pemeliharaan jalan, melalui kegiatan tambal sulam. Kontraktor atau pemborong sebagai pihak pelaksana kegiatan tampak tidak transparan, dan sewenang-wenang. Karena tidak memajang plang proyek. Membuat tidak jelas jumlah dana digelontorkan pemerintah untuk pemeliharaan jalan dalam satu kegiatan.
Atas ketidak transparan dan kurang profesional pemborong dalam pekerjaan proyek. Membuat, kualitas kegiatan amburadul. Selesai ditimbun lalu ditinggal. Sehingga timbunan terhadap lobang tersebut, muntah keluar disaat tergilas ban mobil. Membuat material timbunan menggunung di samping jalan. Sementara lobang kembali menganga dengan diameter lebih besar dari sebelumnya.
Mirisnya, pengaspalan dengan sistem tambal sulam juga tidak memiliki kualitas baik. Diduga bahan aspal tidak sesuai spesifikasi. Hal ini, akibat tidak dilakukan pengawasan teknis. Dalam hitungan hari, Aspal sudah mengambang kemana-mana. Menciptakan jalan bergelombang, lobang baru, pematang, dan rel. Sehingga, kendaraan roda dua melintasi jalan tersebut tidak stabil. Sangat rentan akan kecelakaan.
Tasman, 37 th, salah seorang sopir truk pengangkut barang, merasakan kejamnya lobang menganga dan jalan gelombang berada di Jalinsum Gunung Medan, Kabupaten Dharmasraya. Mengakibatkan kendaraan dibawanya mengalami patah As. Sehingga, dirinya mengalami kerugian jutaan rupiah. Ditambah kerugian waktu. Karena target kedatangan sudah molor selama dua hari.
"Kondisi jalan buruk, bergelobang, ditambah banyaknya lobang menganga. Membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sebagai sopir, tentunya sangat berharap kepada pemerintah, agar segera memperbaiki Jalinsum. Karena sumber ekonomi tergantung dari baiknya jalan penghubung, " Kata Tasman.
Ia juga menambahkan, mulusnya jalan. Akan membuat ekonomi stabil. Karena lancarnya angkutan, membuat kebutuhan tuba tepat waktu. Sehingga transaksi ekonomi bergulir dengan cepat. (Syaiful Hanif.)
Editor : melatisan
Tag :#Jalinsum #Lobang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKAB DHARMASRAYA GERAK CEPAT MENGATASI KELANGKAAN AIR BERSIH DITENGAH LINGKUNGAN MASYARAKAT
-
HADDAD ALWI GUNCANG DHARMASRAYA SAAT MALAM RESEPSI PERINGATAN HUT KE-22 TAHUN, WAGUB VASKO DAN BUPATI ANNISA IKUT TERHANYUT
-
TATKALA BUPATI ANNISA ANJANGSANA KE MAKAM PENJABAT BUPATI PERTAMA KABUPATEN DHARMASRAYA
-
HADDAD ALWI, SOSOK MUSISI RELIGI AKAN HADIR PADA HUT KE 22 DHARMASRAYA
-
MEMERIAHKAN HUT KE- 22: KABUPATEN DHARMASRAYA GELAR JALAN SEHAT BERHADIAHKAN MOTOR
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN