HOME PEMBANGUNAN KOTA PADANG
- Selasa, 20 Juni 2023
Perkuat Ekosistem, Pemprov Sumbar Rencanakan Pembangunan Kawasan Industri Halal
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengungkapkan pihaknya tengah berupaya memperkuat ekosistem industri halal di Sumatera Barat (Sumbar). Salah satunya dengan merencanakan pembangunan Kawasan Industri Halal (KIH).
"Kita berkomitmen memperkuat ekosistem industri halal di Sumbar, bahkan kita merencanakan pembangunan KIH, saat ini sedang proses penjajakan dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat, sehingga pembangunannya dapat dimulai pada tahun 2024 mendatang," ungkap Gubernur Mahyeldi saat membuka Workshop Jaminan Produk Halal di Auditorium Gubernuran, Padang, Senin (19/06/2023).
Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan, disamping dapat memperkuat ekosistem, juga bertujuan untuk menarik minat para investor, agar mau menanamkan modalnya di Sumbar. Sehingga bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
Terkait dimana lokasi yang ditunjuk untuk pembangunan KIH tersebut, ia mengaku sampai saat ini belum ada ketetapan, karena memang masih dalam tahap pengkajian.
Berdasarkan laporan dari Lembaga Konsultan Dinar Standard, pada tahun 2025 nanti, konsumsi produk halal Indonesia diperkirakan mencapai US$ 281,6 miliar atau sekitar Rp4.033 triliun, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar 14,96% dari 2020 hingga 2025.
Tren pertumbuhan industri halal, terlihat dari meningkatnya pangsa pasar makanan halal, fashion Islami, pariwisata halal, dan pendidikan. Peningkatan tersebut seiring dengan kesadaran individu bahwa gaya hidup halal tidak hanya sesuai syariat agama, tetapi juga dapat memberikan manfaat terhadap aspek lainnya.
Gubernur Mahyeldi menegaskan, pengembangan industri halal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menargetkan semua produk yang keluar dan masuk ke Indonesia harus memiliki label halal yang terjamin pada tahun 2024.
"Pada tahun 2024 nanti, produk dan label halal sudah menjadi sebuah keharusan di Indonesia. Itu kebijakan pemerintah pusat," tegas Mahyeldi.
Adapun Workshop Jaminan Produk Halal dan Program Akselerasi Sertifikasi Halal yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) hari ini, dikatakan Mahyeldi sebagai bahagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat terhadap jaminan produk halal.
Editor : ranof
Tag :#Produk halal #Kawasan industri halal #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERBAIKAN JALAN PAYAKUMBUH-SITANGKAI DITARGETKAN RAMPUNG JULI 2026, AKHIRI JULUKAN “JALAN SERIBU LUBANG”
-
GROUNDBREAKING HUNTAP DI KURANJI: BNPB JUGA PERCAYAKAN SEPABLOCK DI SUMUT DAN ACEH
-
PERBAIKAN JALAN NASIONAL LEMBAH ANAI DITARGETKAN RAMPUNG JULI 2026
-
GUBERNUR SUMBAR BERSAMA KETUM KADIN INDONESIA RESMIKAN HUNTAP BATU BUSUAK ; RUMAH BARU, HARAPAN BARU
-
8.000 PCS SEPABLOCK DAN 200 ZAK SEMEN DARI PT SEMEN PADANG UNTUK PERCEPATAN PEMBANGUNAN HUNTAP
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG