HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SAWAHLUNTO
- Kamis, 28 Oktober 2021
Peringatan Maulid Nabi SAW 2021 : Yayasan Varisha Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Dalam Botol Kemasan
Sawahlunto (Minangsatu) - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2021 serta meningkatkan tali silaturrahmi antara sesama, yayasan Varisha Peduli menggelar kegiatan pelatihan pembuatan sabun/detergen untuk menambah Ilmu pengetahuan dan keterampilan tim kordinator lapangan (Korlap) Varisha Peduli.
Ketua Yayasan Varisha Peduli Sarlina Putri mengatakan, kegiatan pelatihan pembuatan sabun cair dalam kemasan dilaksanakan Minggu, 31 Oktober 2021 pukul 9.00 sampai selesai di Obyek Wisata Puncak Cemara Kota Sawahlunto. Peserta kegiatan pelatihan adalah para kordinator lapangan (Korlap) Varisha.
"Instruktur atau pelatih pembuatan sabun cair dalam botol kemasan ini adalah saudara Mukhsin. Beliau selama ini memang dikenal sebagai pelopor pembuatan sabun cair menjadi salah satu produk industri rumah tangga di Kota Sawahlunto. Beliau menekankan bahwa kedatangannya nanti adalah atas nama pribadi, bukan sebagai Ketua Partai Politik PKS Kota Sawahlunto," jelas Sarlina Putri.
Sarlina Putri menjelaskan, peserta pelatihan adalah ibu ibu Tim Korlap Varisha dimana mereka nantinya diharapkan mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan tersebut kepada masyarakat.*
Editor : Benk123
Tag :#sawahlunto
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAMADHAN PENUH BERKAH, KASAT LANTAS POLRES SAWAHLUNTO BERBAGI SEMBAKO UNTUK PENGENDARA TERTIB DI SIMPANG SANTUR
-
SAWAHLUNTO CULTURAL SPECTRUM FESTIVAL 2025: KOLABORASI KOMUNITAS HIDUPKAN CAGAR BUDAYA
-
MIYOR KERAHKAN DUA EXCAVATOR UNTUK PEMULIHAN PASCA BANJIR DI SOLOK DAN MALALO
-
PT GUGUK TINGGI COAL KIRIM 2 UNIT ESKAVATOR BANTU PEMBERSIHAN MATERIAL PASCA BANJIR DI KABUPATEN SOLOK
-
KETIKA GURINDAM MENJADI CAHAYA: CERITA DARI KOLOK TENTANG ANAK MUDA, ADAT, DAN SEORANG WAKIL RAKYAT YANG TAK LELAH MENJAGA BUDAYA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN