HOME SOSIAL BUDAYA KOTA SAWAHLUNTO
- Senin, 30 Maret 2026
Jelang Munas X, Ketua LDII Sawahlunto Maksimalkan Silaturahim Idul Fitri Serap Aspirasi Warga
SAWAHLUNTO – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Sawahlunto, Dedy Salman, SH, MH, aktif menyerap aspirasi masyarakat melalui momentum silaturahim Idul Fitri 1427 H.
Menurut Dedy, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menghimpun berbagai masukan dari masyarakat yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan Munas X LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 April mendatang.
Ia menilai, Munas merupakan momentum strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran LDII dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Kami memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk mempererat silaturahim dengan berbagai elemen masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ini penting agar suara dari daerah dapat terakomodasi dalam Munas,” ujar Dedy Salman di kawasan Tanjung Sari, Sawahlunto, Senin (30/3/2026).
Dedy menegaskan, Munas X bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, tetapi menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja organisasi, sekaligus merumuskan langkah-langkah yang lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat.
“Kami memandang Munas X sebagai momentum konsolidasi besar bagi seluruh jajaran LDII. Hasilnya nanti akan menjadi pedoman bagi kami di daerah dalam menjalankan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa LDII Kota Sawahlunto siap mendukung dan mengimplementasikan setiap keputusan Munas melalui kerja nyata di lapangan. Sejumlah program yang telah berjalan selama ini akan terus diperkuat, seperti pembinaan generasi muda, pendidikan karakter berbasis keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Di Sawahlunto, LDII turut aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari gotong royong, pembinaan remaja masjid, hingga menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurut Dedy, kondisi masyarakat yang majemuk menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
“LDII di Sawahlunto terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga sosial. Kami ingin menjadi bagian dari solusi, terutama dalam pembinaan generasi muda agar memiliki akhlak yang baik dan semangat kebangsaan yang kuat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dedy juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai stakeholder dalam mendukung pembangunan kota. Ia menilai, kolaborasi yang baik akan memperkuat kontribusi organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Aspirasi yang kami himpun dari masyarakat akan kami bawa sebagai kontribusi daerah dalam Munas. Kami berharap, kebijakan yang dihasilkan nantinya benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat luas,” ungkapnya.
Ia berharap, Munas X LDII dapat melahirkan keputusan yang visioner, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran LDII sebagai organisasi yang profesional, modern, dan berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa.
“Munas ini harus menjadi titik tolak bagi LDII untuk semakin berkontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun daerah, termasuk di Sawahlunto yang kita cintai ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#sawahlunto
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RIO MARDANIL HADIR DI TENGAH DUKA KORBAN KEBAKARAN SIKALANG
-
DARI POKIR UNTUK EKONOMI KERAKYATAN, RONALD KARDINAL SALURKAN BANTUAN PERALATAN USAHA BAGI UMKM SAWAHLUNTO
-
USUNG VOLVO B11R, TIGA ARMADA GRAND ULTIMATE MIYOR SIAP GEBRAK RUTE SUMBAR–JABODETABEK
-
LOMBA TONIL BERBAHASA TANGSI MERIAHKAN HUT KE-81 RI DI SAWAHLUNTO
-
FESTIVAL SENI BUDAYA SILUNGKANG OSO JADI WADAH PELESTARIAN WARISAN BUDAYA, WALI KOTA: TRADISI HARUS TERUS HIDUP
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG