HOME AGAMA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Minggu, 28 Maret 2021
Penghafal Quran Muhammad Ibrahim, Dipasangkan Mahkota Oleh Gubernur Sumbar
Limapuluh Kota (Minangsatu) - Seorang santri rumah tahfizh bernama Muhammad Ibrahim di pondok pesantren Sabilut Taqwa, Tarantang Harau, Kabupaten Limapuluh Kota menerima mahkota dari Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah karena hafal Al-qur'an 30 juz, Minggu (28/3/2021).
Mahyeldi yang biasa di panggil Buya ini sangat bangga dan terharu ketika memakaikan mahkota yang merupakan kemuliaan bagi kedua orangtuanya di surga kelak. Mahkota dan Jubah itu sebagai balasan dari Allah SWT, sebab para orangtua ini telah mendidik putra putrinya untuk menjaga Al-Qur’an.
"Anak yang Khatamulkubro atau hafal Al-qur'an dan mengamalkan isinya, Allah menjanjikan mahkota yang terbuat dari cahaya di akhirat kelak," kata Buya Mahyeldi. Kemudian Buya Mahyeldi memanggi kedua orang tua dari Muhammad Ibrahim dan meminta Muhammad Ibrahim memasangkan mahkota tersebut kepada ibunya.
![]() |
Suasana semakin haru, dengan bersimpuh Ibrahim memasangkan mahkota kepada ibunya, terlihat kedua orangtuanya menangis terharu dan memeluk anaknya. Kemudian mereka pun bersujud syukur kepada Allah SWT. "Inilah kemuliaan Allah, bagi orang tua yang sabar mendidik dan mengajarkan Al Qur’an serta menganjurkan untuk menghafal Al-Qur’an kepada anaknya, kelak di Akhirat Allah SWT akan berikan penghargaan yang luar biasa, yaitu dipakaikan jubah kemuliaan," ucap Mahyeldi.
Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam bersabda: "Barangsiapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya kelak di hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya yang sinar kemilaunya seperti cahaya matahari. Dan bagi kedua orang tuanya masing-masing dikenakan untuknya dua pakaian kebesaran yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Maka Kedua orang tuanya bertanya: ’Mengapa kami diberi pakian kemuliaan seperti ini?’ Dijawab: ’Karena anak kalian berdua belajar dan menghafal Al Qur’an.’ (Mustadrak Al Hakim 1/568. Dihasankan Al Albani dalam As Shahihah no.2914).
Maka orang tua harus mampu mendidik dan mengajari putranya agar dapat membaca Al-Qur’an.
Gubernur Sumbar mengajak orangtua bisa mengutamakan pendidikan Al-qur’an, agar kelak anak-anaknya dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan orangtuanya di dunia dan akhirat. "Kita harus bisa menyadari pentingnya bagi mereka memperkenalkan dan membiasakan membaca dan mempelajari Al-qur'an kepada anak sejak usia dini. Selain akan menuntun masa depan anaknya ke jalan yang benar, juga untuk meningkatkan harkat para orang tua itu di hadapan Allah di akhirat kelak," ungkapnya.
Gubernur menginginkan semua warga Sumbar semakin mencintai Al-qur'an. Supaya di provinsi Ranah Minang ini terwujud kehidupan bermasyarakat yang Islami dan Qurani.
Editor : ranof
Tag :#Khatamulkubro#Alquran#Gubernur#Sumbar#Mahyeldi#Limapuluh kota#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BUPATI SAFNI LEPAS 202 CJH LIMAPULUH KOTA KE TANAH SUCI MAKKAH
-
FERIZAL RIDWAN BERBUKA PUASA BERSAMA DAN SANTUNI PULUHAN ANAK YATIM DI LIMA PULUH KOTA
-
PIMPIN TSR I, BUPATI SAFNI KUNJUNGI MASJID AL-HIDAYAH JOPANG MANGANTI
-
MOMENTUM RAMADHAN WARGA BINAAN LAPAS KELAS III SULIKI MUHASABAH DIRI
-
BUPATI DAN WABUP LIMAPULUH KOTA DAMPINGI WAKIL GUBERNUR SUMBAR SAFARI RAMADHAN DI ANDIANG
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
