HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 1 Februari 2022
Pemko Siapkan BPJS Kesehatan Untuk Imam, Guru Ngaji Dan Garin.
Pd. Panjang (Minangsatu) - Pemerintah Kota Padang Panjang dibawah kepemimpinan Fadly Amran pada tahun 2022 ini, siap meluncurkan program kepesertaan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi ratusan imam mesjid, guru TPA/TPQ, garin mesjid/musholla se Kota Padang melalui OPD terkait.
Langkah ini dilakukan Pemko bersama OPD terkaitnya, dalam upaya memberi perlindungan kepada mereka yang berjihad dijalan Allah.
"Kepada mereka yang mengabdi di rumah Allah, sebelumnya juga telah diberikan dana insentif perbulannya. Mulai iman, guru ngaji dan garin," ujar Kabag Kesra melalui Subag Bina Sosial, Setra Efendi pada Minangsatu, Senin (31/1/22) sore kemaren.
Sementara untuk program BPJS Ketenagakerjaan untuk imam, guru ngaji dan garin jumlah peserta telah kita sampaikan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Jumlahnya, imam 43, garin 43 dan guru ngaji 220 orang.
"Sesuai surat DPMPTSP, pada, Selasa (8/2/22) mendatang pihak DPM PTSP akan mengundang semua peserta dalam rangka sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan," tambah Setra.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL