HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Kamis, 19 Juni 2025
Pemkab Solok Gelar Sosialisasi Anti Korupsi Dan Pengendalian Gratifikasi
Arosuka (Minangsatu) — Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Sosialisasi Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi. Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Solok Candra diikuti Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Solok.
Acara yang digelar sebagai upaya memperkuat integritas dan membangun budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan, khususnya dalam Penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung di Gedung Solok Nan Indah, Rabu (18/06/25).
Inspektur Daerah Kabupaten Solok Dery Akmal selaku Ketua Pelaksana menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah tentang pengendalian gratifikasi dan tindak pidana korupsi, mencegah terjadinya praktik penyimpangan dalam pelaksanaan PPDB, serta mendorong penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap tahapan PPDB.
“Dan berharap dengan dilaksanakannya Sosialisasi ini, proses PPDB di Kabupaten Solok dapat berjalan secara bersih, adil, dan berintegritas,” ujar Dery Akmal
Kegiatan yang berlangsung satu hari dengan Narasumber Wakapolres Solok Kompol Khairil Meidians, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Solok Dody Hidayat, serta Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Sumbar Vera Neldy dan Hafizol Gafur.
Sementara Wakil Bupati Solok H.Candra menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai integritas sejak dini. “Sekolah adalah pondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang jujur, bersih, dan bertanggungjawab.
Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh unsur pendidikan di Kabupaten Solok bebas dari praktik gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang”, ujarnya.
Kepala Sekolah dan Komite untuk menjadi garda terdepan dalam pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan masing-masing. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana sekolah serta kerja sama yang sehat antara sekolah dan komite menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang bersih,"tukuk Wabup mengakiri. (*)
Editor : Benk123
Tag :#kabupatensolok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KABUPATEN SOLOK GELAR PILWANA SERENTAK DI 23 NAGARI
-
JON FIRMAN PANDU DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DPC HKTI KABUPATEN SOLOK PERIODE 2026–2031
-
ANDRE ROSIADE SERAHKAN RP50 JUTA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AL-HIDAYAH POLRES SOLOK
-
PAWAI ALLEGORIS HUT KE-81 RI DI KABUPATEN SOLOK MELEDAK! BUDAYA NAGARI DAN KREATIVITAS PELAJAR TUMPAH KE JALAN
-
BUPATI JON FIRMAN PANDU AJAK WARGA JAGA PERSATUAN DI TENGAH MERIAHNYA RESEPSI HUT KE-81 RI
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI