HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PADANG PARIAMAN
- Senin, 23 September 2019
Peduli Kelestarian Budaya, Pemuda Padang Sago Laksanakan Camping Literasi Budaya
Padang Sago (Minangsatu) - Menipisnya pemahaman generasi muda terhadap budaya alam Minangkabau sebagai imbas dari dari perkembangan tekhnologi dan budaya luar yang makin menusuk, membuat pemuda Padang Sago prihatin. Keprihatinan itu menumbuhkan inisiatif pemuda Padang Sago mengadakan kemping literasi budaya yang di laksanakan Sabtu 21 September 2019.
Agenda yang baru kali ini dilaksanakan ini mengambil tempat dengan nuansa alam di korong Tanjung Mutus Nagari Koto Dalam Barat kecamatan Padang Sago. "Kegiatan dilaksanakan oleh generasi muda yang cinta seni, budaya dan alam minang kabau. Ini adalah benteng awal agar nantinya seni budaya minang tidak hilang dimakan zaman" ucap Roni Okdiarto selaku penggagas camping literasi ini kepada Minangkabau.com, Minggu (22/9).
Roni berharap kegiatan ini bisa menimbulkan rasa cinta akan seni budaya kita yg penuh dengan filosofi yg bisa kita jadikan sebagai pondasi tuk menjalani kehidupan ini yg semuanya telah tertata dengan apik untuk kita aplikasikan",
Acara yang mengambil settingan alam ini bertujuan untuk agar generasi muda sadar dengan alamnya sehingga nantinya sadar juga akan budayanya juga. Sesuai dengan filosofi Minangkabau "alam takambang jadi guru".
Kegiatan yg kita laksanakan di alam terbuka ini supaya bisa mengingatkan agar selalu menjaga alam. " Nantinya kita tidak kehilangan pedoman hidup sesuai pepatah minang "alam takambang jadi guru" yang masih kita pegang teguh sampai sekarang", tambah Roni yang menjabat ketua PPK kecamatan Padang Sago pada pemilu 2019 yang lalu.
Sementara itu Dedi Cahyadi yang juga penggagas sekaligus bertindak sebagai pembicara dalam kemah budaya ini berharap dengan kegiatan ini generasi muda mau kembali mengenal budayanya sehingga adat Adat Basandi Sarak,Sarak Basandi Kitabullah kembali benar benar tegak di bumi Padang Sago. " Kita memiliki sangat banyak seni dan budaya seperti silek,ulu angek,gandang tasa dan banyak lainnya yang merupakan warisan nenek moyang,oleh sebab itu kita wajib menjaga dan melestarikan nya", ujar Dedi yang juga merupakan penggerak Silek Kumango Padang Sago ( SKPS ) ini.
Kegiatan yang murni inisiatif pemuda selain peduli pada adat, seni dan budaya, juga lebih meningkatkan silaturahim sesama pemuda di kecamatan Padang Sago. Sehingga kedepan menjadikan Padang Sago yang berkarakter dan mampu menjadikan pemuda yang kreatif dan inovatif.
Editor : melatisan
Tag :#peduli budaya #padang sago
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERKUAT PEMBANGUNAN NAGARI, PT SEMEN PADANG SALURKAN 250 ZAK SEMEN UNTUK TMMD KE-128 DI PADANG PARIAMAN
-
PEDULI KORBAN BANJIR, PWRI SUMBAR SERAHKAN BANTUAN KE HUNTARA ASAM PULAU KAYUTANAM
-
SINERGI PLN UID SUMBAR DAN POLTEK PELAYARAN SUMBAR DALAM GERAKAN NANAM POHON, MENJAGA BUMI MERAWAT MASA DEPAN
-
SEBANYAK 348 ORANG PEMANDI JENAZAH, DAPAT SANTUNAN DARI H. ARISAL AZIZ
-
TUNGKU TIGO SAJARANGAN MELEMAH, KASUS KRIMINAL DI PADANG PARIAMAN JADI ALARM SOSIAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA