HOME BIROKRASI KOTA PAYAKUMBUH
- Sabtu, 16 November 2024
Paslon Epyardi-Ekos Trending Topik Perbincangan Warga Luak Limopuluah
Paslon Epyardi-Ekos Trending Topik Perbincangan Warga Luak Limopuluah
Payakumbuh (Minangsatu) - Pasca debat perdana pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar yang digelar KPU Sumbar di Padang, Rabu (13/11/2024) malam dengan tema; “Transformasi Tata Kelola Pemerintahan, SDM, Ketahanan Sosial, Budaya, dan Agama” yang disiarkan secara langsung sejumlah media elektronik itu menjadi trending topik perbincangan warga Luak Limopuluh (Kota Payakumbuh- Kabupaten Limapukuh Kota).
Betapa tidak, selain debat berjalan panas karena dua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko Ruseimy dan pasangan calon Epyardi Asda-Ekos Albar saling sindir selama menjabat Gubernur dan Bupati Solok, dan kedua calon pemimpin itu secara terangan-terangan memgungkapkan keberhasilannya selama menjadi Gubernur dan Bupati.
Hebatnya, ketika Gubernur petahana Mahyeldi mencoba mencoba memanas-manasi Epyardi Asda dengan tudingan sebagai Bupati yang tak pernah berhenti sikut-sikutan dan bahkan berkonflik dengan Ketua DPRD sehingga menimbulkan kegaduhan, pasangan calon Epyardi Asda-Ekos Albar nomor urut 2 yang diusung Partai Golkar, PAN dan Partai Nasdem, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Garuda dan PDI- itu tidak terpancing untuk membalas tudingan kompetitor pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko Ruseimy.
"Sebagai seorang calon pemimpin yang memiliki karakter keras dan tegas, pasangan calon Epyardi Asda-Ekos Albar piawai memainkan peran politiknya. Terbukti, sekeras apapun "serangan" yang dilakukan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Mahyeldi-Vasko Ruseimy, Epyardi Asda-Ekos Albar tak mudah terpancing," ungkap tokoh masyarakat Kota Payakumbuh, Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo.
Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pedagang Kreatif Lapangan (APKL) Kota Payakumbuh itu, saat ini karakter pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Provinsi Sumatera Barat adalah sosok calon pemimpin yang memiliki niat baik yang tulus, berkarakter, tegas dan berpihak untuk kepentingan masyarakat dalam membangun daerah ini.
" Jujur, kreteria itu ada pada Epyardi Asda-Ekos Albar dan, " Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo.
Dikatakan Wakil Ketua LKAAM Akabiluru dan Sekretaris KAN Sariak Laweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota itu, khusus untuk pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernurbl Epyardi Asda-Ekos Albar, masyarakat Luak Nan Bungsu sangat tertarik dengan Visi dan Misi yang disampaikan pasangan calon nomor urut 2 ini.
" Visi dan Misi Epyardi Asda-Ekos Albar itu benar-benar logis dengan kondisi daerah, utamanya untuk Kabupaten Limapukuh Kota dan Kota Payakumbuh," ujar Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo.
Dipenghujung wawancara Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo menyatakan, pasca debat perdana pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar yang digelar KPU Sumbar di Padang, Rabu (13/11/2024) elektabilitas pasangan calon Epyardi Asda-Ekos Albar melambung naik dan bahkan sempat menjadi buah bibir warga Luak Limopuluah.
" Saya yakin, masyarakat Luak Limopuluah akan berpihak kepada pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Epyardi Asda-Ekos Albar, karena niatnya juga akan membangun jalan Payakumbuh-Lintau yang sudah bertahun-tahun rusak parah karena tidak menjadi perhatian Pemprov Sumbar," pungkas Saiful Hadi Datuak Bagindo Bosa Nan Kayo.
Editor : melatisan
Tag :#Epyardi Asda #Ekos Albar #Trending
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ZULAMETA SOROTI KETERBATASAN EKONOMI JADI PENGHALANG PEMBAYARAN IURAN BPJS DI PAYAKUMBUH
-
MANTAN AJUDAN WALI KOTA PAYAKUMBUH BERPULANG, KOTA RANDANG BERDUKA
-
PAYAKUMBUH TEMPA 35 CALON KEPALA SEKOLAH VISIONER
-
PAYAKUMBUH LAHIRKAN SEJUMLAH INOVASI DUKUNG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
-
KORBAN MERUGI RATUSAN JUTA USAI RUMAH MILIKNYA HANGUS TERBAKAR DI PAYAKUMBUH
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI