HOME OLAHRAGA RANTAU

  • Kamis, 27 Januari 2022
Pandu Satya Danera, "Urang Cupak" Yang Jadi Gelandang Petarung Persewangi Banyuwangi
Pandu Satya Danera, Pemain Persewangi Banyuwangi

Banyuwangi (Minangsatu) - Dengan tidak mengecilkan arti pesepakbola-pesepakbola lokal Sumbar yang bermain untuk klub ranah sendiri, pemain dengan keberanian "marantau" layak untuk diapresiasi. Banyak nama "rang awak" yang beredar di berbagai klub luar Sumbar mulai dari jenjang amatir hingga profesional.

Satu nama muncul mencuri perhatian. Pandu Satya Danera, pemuda asal Nagari Cupak Kabupaten Solok kelahiran 16 Desember 2000 ini memang gigih berjuang demi mengejar mimpi menjadi pesepakbola.

"Dia (Pandu) benar-benar "kareh ati". Masih muda berani merantau sendiri demi karir sepakbola. Urang Cupak pertama yang sanggup menembus liga di Pulau Jawa. Semoga Pandu semakin semangat dalam memacu diri dan tetap rendah hati," ujar Andi Aulia, mantan pemain Persikas Kabupaten Solok.

Pandu kecil mulai menggemari sepakbola karena pengaruh kuat ayahnya, Jon Afnel Hendri adalah "orang gila bola" yang telah kenyang mengurusi sepakbola dari tingkat Kabupaten Solok hingga Provinsi Sumatera Barat.

Lapangan Melati Guguk adalah tempat awal Pandu menimba ilmu sepakbola. Kemudian tahun 2012, Pandu bergabung dengan SSB Bareh Solok. Tahun 2014, penggemar West Ham ini pindah ke SSB Semen Padang.

Tahun 2016 Pandu menjadi bagian dari tim Porprov Kabupaten Solok. Satu tahun berselang, Pandu bergabung dengan Solok FC. Kemudian barulah pada 2018, "parantauan" Pandu dimulai. Pandu seorang diri mengadu peruntungan di Kabomania FC Bogor. Satu tahun di sana, gelandang tipikal petarung ini pindah ke Pro Direct FC Jakarta. Kemudian di 2021, Pandu bergabung dengan Julius Kwateh (JK) Academy.

Memasuki gelaran Liga 3 2021, Pandu direkrut Persatu Tuban Jawa Timur. Usai putaran regional Provinsi, Persewangi Banyuwangi yang lolos putaran nasional langsung mengontak Pandu mengajak untuk bergabung.

"Alhamdulillah. Usai fase regional, Coach Isdianto di Persewangi langsung kontak saya. Ini adalah peluang dan kesempatan bagi saya. Jadi, saya siap untuk membantu Persewangi lolos ke Liga 2," katanya kepada Minangsatu, Rabu (26/01/2022).

Dijelaskan Penggemar Thiago Alcantara ini, bermain di luar Sumbar terutama di Pulau Jawa adalah kesempatan dan pengalaman yang berharga.

"Sepakbola di Pulau Jawa sangat ketat dan kompetitif. Kita dituntut harus cepat beradaptasi. Saya bersyukur memperoleh kesempatan ini," paparnya.

Pandu bertekad untuk terus meng-upgrade kemampuan diri. Baginya, proses berjenjang ini mesti ia lalui dengan penuh kesungguh-sungguhan guna meraih asa menjadi pemain profesional.

"Gagal seleksi itu biasa, tak boleh menyerah. Bagi saya terus mencoba adalah bagian dari proses usaha itu sendiri. Apalagi untuk menggapai mimpi menjadi pemain berlabel nasional, tentu saya harus lebih bekerja keras," tungkasnya.

Di fase nasional, Persewangi Banyuwangi tergabung di Grup N bersama 3 tim lainnya, yaitu PSBL Langsa, Persitoli Tolikara, dan Persebi Boyoyali. Ini adalah momen pembuktian bagi Pandu.*


Data Diri

Nama : Pandu Satya Danera
Tempat / Tanggal Lahir : Cupak / 16 Desember 2000
Posisi : Gelandang Bertahan , Gelandang Serang

Karir :
2012 - 2013 SSB Bareh Solok
2014 - 2017 SSB Semen Padang U-13 s/d U-17
2016 Tim Porprov Kabupaten Solok
2017 - 2018 Solok FC
2018 - 2019 Kabomania FC Bogor
2019 - 2020 Pro direct FC Jakarta
2021 - JK (Julius Kwateh) Academy
2021 - Persatu Tuban 
2021 - Persewangi Banyuwangi 

Prestasi :
- Juara 1 piala FKKSP U-15 (SSB Semen Padang)
- Pemain termuda Porprov Sumbar 2016
- Juara 2 Piala Walikota Payakumbuh (Solok FC)
- Juara 3 piala Bupati Bogor (Sukaraja/Kabomania)
- Juara 3 liga 3 DKI 2019 (Prodirect), Babak ke 2 liga 3 regional Jawa (Prodirect)
- 16 besar Liga 3 Jawa Timur (Persatu Tuban)


Wartawan : Rivo
Editor : Benk123

Tag :#pandusatyadanera, #pandupersewangi, #pandusolok, #liga3, #liga3nasional, #panducupak, #cupak, #sepakbolanasional