- Minggu, 3 Agustus 2025
Nasabah Bank Nagari Hati-Hati Penipuan, Gusti Candra: Pengumuman Pembaharuan Layanan Ollin By Nagari Di Facebook Adalah Hoaks
Padang (Minangsatu) - Para pengguna media sosial jenis Facebook, khususnya nasabah Bank Nagari diminta meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, mengingat tingginya aktivitas kejahatan perbankan digital dan phising dengan berbagai modus berbau penipuan.
Mensiasati gejala itu, Bank Nagari tak henti-hentinya mengimbau kepada nasabah untuk berhati-hati dan tidak langsung percaya dengan instruksi yang diberikan pada modus tersebut.
Sebagai informasi, phising sendiri adalah upaya penipuan yang bertujuan untuk mencuri data pribadi atau informasi sensitif seseorang, seperti data akun, data kartu kredit, atau informasi keuangan lainnya, dengan menyamar sebagai pihak yang terpercaya melalui email, pesan, atau situs web palsu.
Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra mengatakan, pengumuman di Facebook yang berisi pembaharuan layanan Ollin by Nagari dan perubahan biaya transaksi, serta mengatasnamakan Bank Nagari adalah hoaks atau palsu.
“Jadi kepada nasabah, pengumuman itu adalah palsu atau hoaks. Dan ada ancaman kejahatan perbankan di belakangnya. Jangan mau konfirmasi ke alamat website dan nomor telepon palsu yang diminta tersebut,” tega Gusti Candra, Minggu (3/8) di Padang.
Ia menambahkan, apa yang dilakukan oleh pengumuman palsu itu masuk dalam kategori kejahatan perbankan berupa phising. Kehajatan ini memiliki modus pembobolan rekening. Untuk itu, nasabah diminta untuk tidak memberikan data-data pribadi.
![]() |
Dirut Bank Nagari menyampaikan beberapa tips dari Bank Nagari yang bisa digunakan nasabah agar terhindar dari kejahatan phising.
Pertama, selalu periksa alamat e-mail atau nomor HP. Jika menerima e-mail, telpon atau SMS/WA dari pihak yang mengaku lembaga tertentu/bank, periksa dan verifikasi alamat e-mail atau nomor HP pastikan merupakan alamat e-mail atau nomor resmi.
Kedua, selalu periksa alamat link website. Jika diarahkan untuk mengakses link website tertentu, verifikasi link websitenya dan pastikan link website resmi lembaga/bank.
Kemudian, jangan memberikan informasi sensitif. Jangan memberikan kode PIN ATM/Mobile Banking, Kode OTP, Nomor Kartu ATM, baik melalui isian formulir atau langsung.
“Jangan install aplikasi selain dari sumber resmi. Jika anda diminta membuka file yang ternyata akan menginstall aplikasi ke device anda, segera batalkan,” tegas Gusti.
Lalu, aktifkan 2 factor authentication, update sofware, serta gunakan pasword/PIN yang tidak mudah ditebak
Jika terlanjur kena phising, maka nasabah diminta untuk ubah PIN/Password mobile banking, matikan jaringan atau matikan smartphone jika terlanjur menginstall aplikasi mencurigakan, hubungi bank atau Nagari Call 150234, dan lapor ke pihak berwajib.
Terakhir, Gusti Candra mengimbau kepada masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terpercaya dari Bank Nagari, maka kunjungi website resmi Bank Nagari https://www.banknagari.co.id Instagram @banknagari.co.id, Nagari Call 150234, dan situs resmi Bank Nagari lainnya.
Editor : melatisan
Tag :#Penipuan #Bank Nagari
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PNM MEKAAR PERKUAT LITERASI, MEDIA DIAJAK LAWAN HOAKS BERSAMA
-
OLLIN BY NAGARI RAIH POPULAR DIGITAL PRODUCTS AWARD 2026, BUKTI LAYANAN DIGITAL BANK NAGARI MAKIN DIMINATI
-
BANK NAGARI PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI SUMBAR LEWAT KUR 2026 DAN PEMBIAYAAN ALSINTAN
-
PLN HADIRKAN PROGRAM “TERANG BERKAH RAMADHAN” DI PEMBUKAAN FESTIVAL RAMADHAN KEREN 2026
-
RAMADAN DAN SAMBUT HUT KE-116 TAHUN, SEMEN PADANG GELAR SEMBAKO MURAH CAHAYA RAMADAN: 4.000 PAKET DISALURKAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
.jpeg)