HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Senin, 3 Juni 2019
Meriah, Acara Penyambutan Perwako Koto Baru Pulang Basamo
Koto Baru (Minangsatu) - Agenda Pulang Basamo Persatuan Warga Koto Baru (PERWAKO) pada 2019 ini terbilang paling meriah sepanjang sejarah Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok dalam menggelar acara serupa. Hal ini dapat terlihat dari sangat antusiasnya sambutan dan persiapan dari masyarakat dan pemerintah nagari dalam menyambut kepulangan para perantau kembali kekampung halaman tercinta.
Berbagai persiapan yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya oleh para pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Nagari Koto Baru (IPEKOS) bersama dengan perangkat nagari, terbayar tunai saat menyambut rombongan perantau PERWAKO 2019 yang telah sekian lama ditunggu kedatangannya, Minggu (2/6) sekira pukul 14.00 WIB.
Mengambil tempat di depan Balai Adat Nagari Koto Baru, sekelompok penari mulai mempersembahakan tariannya berupa Tari Pasambahan untuk menghormati rang rantau yang baru datang kembali di kampung halaman. Dimulai oleh Ketua Dewan Pembina PERWAKO, Prof DR H Irsal Las Dt Pintu Basa yang kemudian diikuti oleh sejumlah pengurus Perwako Jakarta, Bandung, dan Pekanbaru disuguhi sirih dalam carano oleh para penari.
Terlihat hadir dalam menyambut para perantau antara lain, Wali Nagari Koto Baru Afrizal Khaidir Malin Batuah bersama Anggota DPRD Kabupaten Solok asal Koto Baru. Nosa Ekananda, S.Pd, para tokoh masayarakat, pemuda dan bundo kanduang Nagari Koto Baru.
Dalam sambutan singkatnya saat kedatangan para perantau yang menggunakan puluhan kendaraan pribadi ditambah sejumlah bus besar tersebut, Afrizal Khaidir Malin Batuah menyampaikan penghargaan dan salut yang luar biasa atas tingginya rasa persaudaraan dan kekompakan para perantau Koto Baru yang tergabung di organisasi Perwako. Selain itu apresiasi juga diberikan untuk perhatian para perantau terhadap perkembangan dan kemajuan pembanaguan di Nagari Koto Baru Solok dari waktu ke waktu.
Selain akan menggelar acara Bagurau Taragak Basuo dan Pentas Seni Anak Nagari dalam beberapa hari ke depan, Pulang Basamo PERWAKO 2019 kali ini juga dihiasi dan diramaikan dengan kegiatan KOTO BARU EXPO. Seperti dsampaikan oleh Penanggung Jawab event dimaksud, Silvi, bahwa kegaiatan expo ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada perantau beragam potensi dan keunggulan yang kita miliki di Nagari Koto Baru.
“Hal ini mencakup produk yang dihasilkan melalui usaha kecil menengah berupa aneka kuliner, sulaman dan bordir, batik tulis, konveksi pakaian jadi dan seragam serta usaha yang terus berkembang saat ini dalam memperluas jaringan pasarnya yakni usaha Kopi Bubuk TIMBANGAN GANTUNG dengan aroma dan cita rasanya sudah sangat dikenal dan digemari di dalam dan luar Sumatera Barat," papar Silvi yang langsung membawa para perantau untuk melihat dan mengunjungi sejumlah stand serta menghimbau para perantau untuk yang akan membeli oleh-oleh disaat akan kembali ke rantau nantinya di satnd-stand Koto Baru Expo ini.
Selain stand yang tersebut, Silvi juga mengatakan ada fasilitas Ber SwaPhoto menggunakan pakaian tradisonal Koto Baru yang disediakan oleh penyelenggara kegiatan dimaksud dan juga menampilakan lukisan karya anakan nagari dengan konsep modern.
Editor : T E
Tag :Pulang Basamo #Perwako Koto Baru Solok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KABUPATEN SOLOK GELAR PILWANA SERENTAK DI 23 NAGARI
-
JON FIRMAN PANDU DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DPC HKTI KABUPATEN SOLOK PERIODE 2026–2031
-
ANDRE ROSIADE SERAHKAN RP50 JUTA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AL-HIDAYAH POLRES SOLOK
-
PAWAI ALLEGORIS HUT KE-81 RI DI KABUPATEN SOLOK MELEDAK! BUDAYA NAGARI DAN KREATIVITAS PELAJAR TUMPAH KE JALAN
-
BUPATI JON FIRMAN PANDU AJAK WARGA JAGA PERSATUAN DI TENGAH MERIAHNYA RESEPSI HUT KE-81 RI
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI