HOME PENDIDIKAN RANTAU
- Senin, 18 Maret 2019
Membangun Keluarga Untuk Membangun Masyarakat
Bogor (Minangsatu) - Membangun masyarakat dapat dimulai dari membangun keluarga. Hal inilah yang ditekankan Prof. Dr. Ir. H. Achmad, MS dalam materinya berjudul Membangun Keluarga Sebagai Fondasi untuk Mengembangkan Masyarakat pada gelaran National Mission 2019 yang diadakan di Bogor Valley, Jawa Barat, Minggu (17/3).
Sesuai relis dari Humas Dompet Dhuafa, dikatakan, sebanyak 64 penerima manfaat dari 14 kampus di Indonesia diajak menyelami dan merefleksikan diri dalam membangun masyarakat melalui ikatan keluarga.
“Pemuda dengan semangat masa mudanya acapkali terjerumus ke dalam hal-hal kurang baik. Karena itulah disarankan agar para pemuda menyegerakan sunah Rasulullah Saw, yakni menikah,” ujarnya.
Menurutnya membangun keluarga menjadi penting karena dari sanalah terciptanya kemampuan untuk membangun masyarakat. “Kenapa membangun keluarga dapat dikorelasikan dengan membangun masyarakat? Sebab jika kita bisa menerapkan hal-hal baik di dalam keluarga, maka dapat dipastikan kita juga dapat melakukan yang sama untuk masyarakat luas,” tambahnya.
Menjalani hidup sebagai pemuda bukan berarti dapat hidup seenaknya karena tanggung jawab pemuda sangatlah besar, maka melalui pernikahan pemuda diharapkan dapat membuka pintu gerbang menuju masyarakat baik.
Hanya saja agar bangunan keluarga langgeng pemuda dituntut memiliki visi dan misi yang jelas dan terukur. Sebab keberhasilan pemuda dalam membangun sebuah keluarga akan menjadi jembatan untuk membangun kekuatan di masyarakat.
Editor : T E
Tag :Dompet Dhuafa
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANAK-ANAK BELAJAR MENYEMAI BENIH PADI DI SEKOLAH ALAM LUBUK PUSAKO DESA TEBAT PATAH
-
TEGUH SANTOSA : MEDIA SIBER BISA DIJADIKAN RUANG BELAJAR KEDUA OLEH ANAK BANGSA
-
PUTRA SITANANG, AGAM RIFKI CHANDRA UTAMA JADI REKTOR ITBMP PURBALINGGA
-
KONFLIK GURU DAN MURID TERJADI DIMANA MANA, PEMERINTAH DIMINTA SEGERA TURUN TANGAN
-
FORUM WARTAWAN KEBANGSAAN USULKAN PERPRES TEGAS TATA KELOLA MBG
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG