HOME PERISTIWA KABUPATEN TANAH DATAR
- Sabtu, 15 Maret 2025
Maraknya Galian C Ilegal Di Padang Ganting, Tanah Datar Masyarakat Sawahlunto Menjerit
Maraknya Galian C Ilegal di Padang Ganting, Tanah Datar Masyarakat Sawahlunto Menjerit
Tanah Datar (Minangsatu) - Aktivitas tambang galian C ilegal semakin menggila di wilayah Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Sejumlah excavator terlihat bebas beroperasi, mengeruk pasir sungai dalam jumlah besar hingga menyerupai stockpile batu bara.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa salah satu pemain besar dalam bisnis ilegal ini adalah seorang bernama Da Gun.
“Dia punya stone crusher sendiri,” ungkapnya kepada awak media.
Ironisnya, aktivitas ini terus berlangsung meskipun aturan di Kabupaten Tanah Datar dengan tegas melarang izin galian C. Namun, penambangan ilegal tetap berjalan tanpa hambatan, seolah-olah ada pihak yang membiarkan atau bahkan melindungi operasi ilegal ini. Pertanyaannya, di mana aparat penegak hukum?
Dampak Parah: Air Keruh, Masyarakat Sawahlunto Terdampak
Tak hanya merusak lingkungan di sekitar lokasi tambang, dampak dari pengerukan sungai ini juga dirasakan oleh masyarakat di kota tetangga, termasuk Sawahlunto. Air Sungai Batang Ombilin, yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat Sawahlunto, kini berubah keruh akibat aktivitas tambang ilegal tersebut.
Seorang warga Talawi, Sawahlunto, mengungkapkan keluhannya.
“Dulu sebelum ada tambang ini, air Batang Ombilin jernih. Sekarang sudah keruh dan tak layak dikonsumsi. Kami yang menikmati air ini jadi korban dari aktivitas di Padang Ganting,” ujarnya dengan nada kesal.
Selain itu, konsumen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Sawahlunto juga terkena dampaknya. Air dari Sungai Ombilin yang dipompa melalui Rantih untuk kebutuhan rumah tangga kini mengalami penurunan kualitas drastis. Air yang dulu layak konsumsi kini berbau lumpur, mengganggu kehidupan sehari-hari ribuan warga.
Aparat Diam, Siapa yang Bermain?
Meski dampak negatifnya sudah sangat nyata, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Pertanyaannya, apakah ada permainan di balik maraknya tambang ilegal ini? Atau memang ada kekuatan besar yang melindungi para pelaku?
Masyarakat kini menanti langkah konkret dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera menghentikan aktivitas tambang ilegal ini. Jika dibiarkan, bukan hanya lingkungan yang rusak, tetapi juga kehidupan masyarakat yang semakin terpuruk akibat air bersih yang tercemar
Editor : melatisan
Tag :#Galian C Ilegal #Padang Ganting
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERKARA PERDATA ANTARA MULDO DANO ALZAMENDI DENGAN DODI HENDRA BERAKHIR DAMAI
-
DIDUGA ALAMI REM BLONG, TRUK TRAILER BERMUATAN PUPUK HANTAM TRUK CARGO DAN PESEPEDA MOTOR
-
KONDISI WARGA JORONG SUNGAI RAYO MASIH MEMPRIHATINKAN PASCA GALODO
-
FATIMAH, WARGA BATANG ANAI KEHILANGAN SEJUMLAH ANGGOTA KELUARGA DI BANJIR JEMBATAN KEMBAR
-
SATU UNIT RUMAH KAYU MILIK WARGA JORONG PATO, NAGARI BATU BULEK LUDES TERBAKAR, KERUGIAN DITAKSIR RP 100 JUTA
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG