HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 14 November 2025
Lindungi Data, Pemko Gelar Sosialisasi Keamanan Informasi Bagi ASN
Pd.Panjang.(Minangsatu) - Pemko Padang Panjang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kamis (13/11/2025( kemaren, gelar sosialisasi Keamanan Informasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Hall Lantai III Balai Kota.
Kegiatanbertujuan, meningkatkan kesadaran aparatur terhadap pentingnya perlindungan data pemerintah dan publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Plt. Kepala Dinas Kominfo, Fhandy Ramadhona melalui Kabid e-Government dan Teknologi Informatika, Rini Samirawati mengemukakan, kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Namun di sisi lain, juga menghadirkan tantangan besar berupa ancaman terhadap keamanan data dan informasi pemerintah.
“Serangan siber, kebocoran data, hingga penyalahgunaan informasi, merupakan risiko nyata yang harus diantisipasi secara serius. Keamanan informasi penting untuk melindungi data pribadi, instansi, maupun masyarakat dari kebocoran, pencurian, atau penyalahgunaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, data merupakan aset utama suatu organisasi. Jika sampai bocor, dampaknya tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga merusak reputasi instansi hingga berpotensi menimbulkan tuntutan hukum.
Menjaga keamanan informasi, lanjutnya, berarti memastikan kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability) data tetap terjamin.
“Praktiknya bisa dimulai dari hal sederhana seperti menggunakan kata sandi yang kuat, tidak membagikan data sensitif sembarangan, waspada terhadap phishing, serta mematuhi kebijakan keamanan informasi yang berlaku,” tambahnya.
Rini juga mengajak seluruh perangkat daerah, memperkuat tata kelola keamanan informasi, mulai dari pengelolaan akun dan password, penggunaan email dinas, hingga penerapan backup data secara rutin.
“Hal-hal sederhana ini menjadi oondasi penting dalam membangun budaya keamanan informasi di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.
Sementara narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Manggala Pertama Hanna Pratiwi yang hadir secara daring, memaparkan pentingnya penerapan Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
Menurutnya, ISMS disusun berdasarkan pendekatan risiko bisnis dengan prinsip Plan-Do-Check-Act — merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan memperbaiki sistem keamanan informasi secara berkelanjutan.
Hanna menjelaskan, terdapat lima aspek utama dalam keamanan data, yaitu kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, keaslian, dan ketertelusuran.
“Setiap aspek ini penting untuk menjamin keamanan informasi di lingkungan pemerintahan, termasuk melalui penggunaan enkripsi, sertifikat elektronik, serta sistem cadangan dan pemulihan data,” jelasnya.
Ia menambahkan, keamanan aplikasi SPBE juga perlu diuji secara berkala, baik berbasis web maupun mobile. Standar keamanan meliputi autentikasi, validasi input, kontrol akses, kriptografi, hingga keamanan komunikasi dan penyimpanan data, tandasnya. (Asril Dt Pangulu Batuah)
Editor : melatisan
Tag :#Sosialisasi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAKO HENDRI LANTIK PENGURUS BPIC PERIODE 2026-2031
-
35 PENGELOLA HOMESTAY PADANG PANJANG IKUTI PELATIHAN
-
PEMKO PADANG PANJANG, SERAHKAN BANTUAN KE123 PPKS DAN 110 KK KORBAN BENCANA
-
PEMERINTAH PUSAT SALURKAN BANTUAN PASCABENCANA KE WARGA PADANG PANJANG TERDAMPAK
-
PEMKO PADANG PANJANG SALURKAN BANSOS EKONOMI DAN ISI HUNTARA KEPADA 383 KPM
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK