HOME PENDIDIKAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 26 Juli 2020
Laksanakan UTBK, UNP Juga Melayani Peserta Berkebutuhan Khusus
Padang (Minangsatu) – Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai salah satu penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Sumatera Barat memberikan pelayanan maksimal kepada para peserta berkebutuhan khusus. Hal ini terlihat dari pelaksanaan ujian dengan aplikasi khusus bagi empat orang peserta tunanetra.
Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D menyatakan bahwa para peserta didampingi oleh pengawas dari dosen jurusan pendidikan luar biasa. “Kemudahan akses masuk gedung turut diberikan dengan penempatan lokasi ujian di laboratorium yang berada di lantai 1”, terangnya, Minggu (26/7).
Tercatat ada 16.355 peserta yang dilayani oleh UNP dari total pendaftar 17.430 (99,7% kehadiran). Termasuk berasal dari dalam dan luar Sumatera Barat. UTBK ini dilaksanakan sebanyak 3 tahap, dua tahap sudah selesai dilaksanakan pada tanggal 05-12 Juni 2020 lalu dan tahap II pada tanggal 20-25 Juli 2020. Tahap tiga akan dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 30 Juli 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 9 orang.
Pelaksanaan UTBK tidak terlepas dari penerapan protokol new normal Covid-19. Para panitia, pengawas, dan teknisi dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face shield, sarung tangan karet, dan lain sebagainya. Pada setiap gedung yang dijadikan lokasi ujian, UNP telah menyediakan tempat mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta garis penanda physical distancing pada tempat-tempat antrian.
Pertimbangan physical distancing juga menjadi dasar keputusan UNP untuk memanfaatkan kurang dari setengah kapasitas laboratorium. Kapasitas komputer yang dimanfatkan di 57 laboratorium di 9 lokasi, hanya sebanyak 855 per-sesi dari kapasistas penuh 1.710.
Peserta ujian yang memasuki gedung diminta untuk mengantre dengan jarak minimal 1,8 meter, mencuci tangan, dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh. Sehubungan dengan itu, guna memastikan kedisiplinan pelaksanaan protokol COVID-19, Rektor menugasi Satuan Tugas Covid-19 (Satgas Covid-19) dibantu dengan tim keamanan untuk melakukan pengawasan.
Satgas Covid-19 merupakan tim khusus yang dibentuk oleh Rektor UNP semenjak kemunculan pandemi. Mahasiswa yang menyelesaikan ujian juga diatur dengan tertib untuk menghindari kerumunan, serta diarahkan untuk langsung pulang. UNP bersyukur selama pelaksanaan UTBK tidak ditemukan adanya kasus suspek Covid-19 atau peserta yang memiliki suhu diatas 37,5 C.
Editor : sc.astra
Tag :#UTBK #UNP #PesertaBerkebutuhanKhusus
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI AJAK SEMUA PIHAK PENUHI HAK ANAK SEBAGAI INVESTASI MENUJU INDONESIA EMAS 2045
-
MAHYELDI AJAK KAMPUS JADIKAN HIBAH BUKU SASTRA TAMIL MEDIA PENGUAT RISET DAN PELESTARIAN WARISAN MINANGKABAU
-
GERAKAN AYAH MENGANTAR ANAK KE SEKOLAH DIGULIRKAN, SEKDAPROV SUMBAR AJAK ASN JADI TELADAN DALAM PENGASUHAN
-
PEMPROV SUMBAR: KESIAPSIAGAAN BENCANA HARUS MENJADI ATENSI BERSAMA
-
PENDIRIAN PUSTROIB UNAND JADI LANGKAH STRATEGIS SIAPKAN SDM, INFRASTRUKTUR MASA DEPAN
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN