HOME AGAMA KOTA SOLOK

  • Sabtu, 30 Mei 2020

Laksanakan Protap Kesehatan, Mulai Hari Ini Masjid Dan Mushalla Di Kota Solok Buka Kembali

Salah satu masjid di Kota Solok
Salah satu masjid di Kota Solok

Solok (Minangsatu) – Mulai hari ini, Sabtu (30/5), masjid dan mushalla di Kota Solok kembali dibuka untuk peribadatan umat, tetapi harus mengikuti protokol kesehatan. Hal ini sesuai dengan Surat Gugus Tugas Covid 19 yang ditanda tangani Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kota Solok Zul Elfian. 

"Semua masjid dan mushalla boleh kembali melaksanalan sholat berjamaah asalkan mematuhi standar Covid 19, dan juga tidak ada di kelurahan setempat yang terdampak positif Corona Virus Disease 19(Covid 19)," ujar Heppy Dharmawan, Kabag Kesra Pemko Solok kepada Minangsatu, Sabtu (30/5).

Sesuai Surat Gugus Tugas Covid 19 Kota Solok Nomor 360/22/GTS-COV-19/SLK-V-2020, kata Heppy, ada 17 item yang harus dipatuhi pengurus masjid dan mushalla bila ingin melaksanakan sholat berjemaah.

Meskipun begitu, disebabkan saat ini masih pelaksanaan PSBB,  dan di Kota Solok sudah ada satu orang yang terinfeksi covid-19, maka masyarakat harus tetap waspada dan secara ketat mengikuti protokol kesehatan yang ada.

Makanya, lanjut Kabag Kesra, dalam Surat Ketua Gugus Tugas Covid 19 itu ditujukan kepada Camat dan Lurah tersebut, juga ada klausul supaya para camat dan lurah selalu memantau perkembangan pelaksanaan sholat berjamaah tersebut.

Adapun ketentuan yang harus diikuti oleh pengurus masjid dan mushala, antara lain tidak boleh ada yang terpapar Covid 19 di kelurahan di mana mesjid itu berada. Kotak amal harus di luar masjid, menyediakan fasilitas cuci tangan,  dan yang penting sekali dalam pelaksanaan sholat berjemaah harus mengatur jarak sesuai dengan protokol covid 19.

Selain itu, setiap jemaah harus membawa sajadah masing masing. Juga, para jemaah harus terlebih dahulu beruduk di rumah sebelum ke masjid. Dan dalam pelaksanaan sholat Jumat, khatib harus menyampai khotbah sesederhana mungkin, dan semua orang tidak boleh bersalaman.

"Semua itu harus dipatuhi pengurus Masjid dan mushalla untuk menghindari penyebaran Covid 19," tukuk Heppy yang juga Sekretariat Gugus tugas Covid 19.

Tentang adanya pemberitaaan pelaksanaan Sholat Jumat kemaren (29/5), Kabag Kesra membantahnya. "Belum ada yang mengadakan sholat jumat. Masjid Agung Almuchsinin,  Lubuk Sikarah,  Nurul Iman,  Istiqomah,  Annur,  Syura,  Syukur, pokoknya yang berada di jalur utama, belum ada yang berani sholat berjemaah  apa lagi Jumatan," tegasnya.

Ditambahkan, dari 58 buah masjid di Kota Solok, masjid-masjid di komplek perumahan saja yang menyelenggarakan shalat Jumat. Antara lain Masjid Alhuda dan Jabal Nur.

Tentang dibukanya kembali masjid untuk sholat berjemaah ini, disambut antusias oleh sejumlah pengurus nasjid. "Alhamdulillah, sejak akhir Maret lalu belum ada lagi pelaksanaan sholat Jumat. Sekarang sudah dibolehkan," ujar H. Rusli Khatib Suleman kepada Minangsatu.

Dengan ada surat tersebut, lanjut Rusli yang juga adalah Ketua Pengurus Masjid Lubuk Sikarah, tentu segala protokol itu akan dipatuhi, sebab Masjid Lubuk Sikarah berada di jalur lintas yang selalu ramai oleh jemaah. "Kita akan siapkan segalanya. Juga setiap jemaah akan diukur suhu tubuhnya," ungkap ayah, panggilan akrab H Rusli, dengan mata berkaca-kaca gembira. 

Senada dengan itu, Adfi Adli, salah seorang Pengurus Masdjid Alhuda Komplek Wisma Solok Indah Tanahgaram juga menyambut gembira kabar baik itu. "Sudah rindu jemaah mendengar santapan rohani ustad di masjid. Dengan  dibukanya masjid untuk berjemaah kembali semuanya akan diiikuti sesuai aturan Covid 19," kata Adfi Adli.


Wartawan : Zul Nazar
Editor : sc.astra

Tag :#solokkota #masjidMushallaBukaLagi #protokolKesehatan

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com