HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Jumat, 14 April 2023
Lahirkan Generasi Berdaya Saing, Pemprov Sumbar Alokasikan Rp2,3 T Untuk Sektor Pendidikan
Alahan Panjang (Minangsatu) - Guna meningkatkan kualitas pendidikan di Sumbar, Pemprov Sumbar mengalokasikan hingga Rp2,3 triliun untuk sektor pendidikan. Angka tersebut mencapai 36 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar Rp6,7 triliun.
"Kita ingin generasi muda ke depan itu lebih berkualitas dan berdaya saing," sebut Gubernur Mahyeldi saat safari ramadhan di Masjid Nurul Iman Pondok Pesantren M. Natsir, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Kamis (13/4/2023).
Dikatakannya, Indonesia saat ini menghadapi masa bonus demografi atau generasi mudanya lebih banyak dari generasi tua. Sehingga Indonesia diperkirakan akan menjadi 4 negara terbesar di Dunia pada 2045 mendatang. Setidaknya ada sebanyak 60 persen dari penduduk Indonesia adalah generasi muda. Mereka akan bisa maju jika memiliki kompetensi dan daya saing secara global.
Menurutnya, Indonesia akan sejajar dengan China, India dan Amerika jika nanti generasi mudanya berkualitas. Namun, akan menjadi bumerang jika mereka tidak memiliki skill, karena mereka justru menjadi beban negara, karena tidak mampu bersaing.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus melakukan pembinaan bagi generasi muda melalui program unggulan Pemprov Sumbar dengan kegiatan Wirid Remaja kolaborasi dan Pesantren Ramadhan Kolaborasi. "Ini perlu kita lakukan guna menyeimbangkan antara ilmu dan iman. Orang tak berilmu akan mudah diatur orang, orang tak beriman juga sulit," sebutnya.
Untuk itu dengan anggaran berkisar Rp2,3 triliun tersebut teruntuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Program Pemprov Sumbar diantaranya memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi. Baik dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Pemprov Sumbar juga memiliki progam unggulan melahirkan 100 ribu entreprenuer. Program tersebut mendorong generasi muda untuk kreatif dan menjadi pengusaha sehingga mereka juga akan membuka lapangan kerja.
Selain itu, program 100 ribu entrepreneur tersebut juga mendorong pelaku usaha yang sudah jadi untuk meningkatkan usahanya. Agar kemudian, pendapatannya meningkat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi bersama rombongan menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar senilai Rp50 juta. Dalam kesempatan tim safari ramadhan Pemprov Sumbar juga menyerahkan bantuan, seperti dari Jamkrida Sumbar Rp5 juta, Bank Nagari, PT Semen Padang Rp15 juta.
Hadir pada kesempatan itu diantaranya Ketua TP PKK Sumbar, Hj. Harneli Bahar, Kadis Pendidikan Sumbar, Barlius, Kepala DPMD Sumbar Amasrul, Komisaris PT Semen Padang Prof. Werry Darta Taifur, Kabiro Umum Setdaprov Sumbar Syefdinon dan Kabiro Kesra Setdaprov Sumbar Al Amin.
Editor : ranof
Tag :#Fokus generasi muda #Bonus demografi #Naikkan dana pendidikan sumbar #2,3 T
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WABUP CANDRA LANTIK PENGURUS FK3S KABUPATEN SOLOK PERIODE 2026–2031
-
MELEDAK! PAWAI BUDAYA DAN FESTIVAL KULINER PERAYAAN HARI JADI KE 113 KABUPATEN SOLOK SEDOT PERHATIAN MASYARAKAT
-
PERINGATI HARI JADI KE 113, KABUPATEN SOLOK GELAR PAWAI TRADISIONAL 74 NAGARI DAN FESTIVAL KULINER
-
PERKUAT SILATURAHMI, WABUP SOLOK HADIRI HALALBIHALAL SUKU KOTO NAGARI PANINGGAHAN
-
DIBUKA BUPATI SOLOK, LOMBA AYAM KUKUAK BALENGGEK AIKA SALIMPEK SAIYO SAKATO CUP II BERLANGSUNG MERIAH
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG