HOME PERISTIWA KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 19 September 2023
Kondisi Udara Kategori Sedang, Kelompok Sensitif Diimbau Kurangi Kegiatan Di Luar Rumah
Kondisi Udara Kategori Sedang, Kelompok Sensitif Diimbau Kurangi Kegiatan di Luar Rumah
Pd. Panjang (Minangsatu) - UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Kota Padang Panjang menyebutkan, hasil perhitungan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada 19 September, menunjukkan hasil 67.80 dengan kategori sedang.
Kategori sedang ini, tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan. Dengan periode pengukuran pada pukul 07.55 WIB hingga 13.35 WIB, Selasa (19/9/2023). Alat digunakan untuk pengukuran kualitas udara ini, adalah Haz-Dust EPAM 5000 dengan ukuran PM 10 (Particulate Matter 10 mikrometer).
Hasil ISPU didapat 67,80, dengan kategori sedang. Masyarakat kelompok sensitif diimbau untuk mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama di luar ruangan, ujar Kepala UPTD Laboratorium LH, Jeff Raymon, S.Sos, Selasa (19/9/2023).
Pada 4 September lalu, kondisi udara Kota Padang Panjang dalam kategori tidak sehat, dikarenakan adanya kebakaran hutan dari provinsi tetangga, yaitu Provinsi Riau dan Jambi.
" Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak banyak melakukan kegiatan di luar rumah, "tukuk Jeff Raymon.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan, dr. Faizah, turut mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi peraturan yang dibuat, apalagi berhubungan dengan kesehatan.
" Dengan mematuhi imbauan ini, kita tetap sehat. Kita berharap, polusi asap ini segera berakhir," tandasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Kondisi Cuaca #Padang Panjang #Kabut
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DUKUNG GERAKAN GLOBAL, SAAT EARTH HOUR KOTA PADANG PANJANG GELAP GULITA
-
TERJERAT HUKUMAN SATU TAHUN PENJARA, OKNUM MANTAN CAMAT PP TIMUR TIDAK DICABUT STATUS ASNNYA
-
SATU RUMAH LUDES TERBAKAR DI TANAH HITAM DAN TIGA RUMAH TERDAMPAK
-
MASUKI HARI KE 11, PEMKO, BNPB DAN BASARNAS TERUS CARI 33 KORBAN HILANG
-
HARI INI, TIGA JENAZAH KORBAN LONGSOR DI JEMBATAN KEMBAR BERHASIL DIEVAKUASI
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG