HOME PENDIDIKAN KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 29 Januari 2026
Kolaborasi SMAN 3 Padang Panjang Tembus India, Inggris Dan Korea.
Pd.Panjang (Minangsatu) - SMAN 3 Padang Panjang, sukses melaksanakan Cultural Exchange secara daring bersama St. Augustine’s Day School Shymnagar, India. Kegiatan berskala internasional itu, sebagai bagian dari penguatan pembelajaran global bagi siswa.
Guru SMAN 3, Fitra Murni, Rabu (28/1/2026) kemaren menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari berbagai program internasional telah dijalin sekolahnya dengan sejumlah negara, seperti Australia, Korea, Malaysia, Sri Lanka, Pakistan, Inggris, hingga Libanon.
“Alhamdulillah, kolaborasi lintas negara ini terus berkembang. Kegiatan pertukaran kelas dan budaya secara daring, semakin menumbuhkan semangat siswa untuk belajar, berkolaborasi, serta membuka wawasan global,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya SMAN 3 juga sukses mengikuti Exchange Class bersama tiga sekolah dari Jepang, Indonesia, dan Lithuania. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk terus mengembangkan kerja sama internasional di bidang pendidikan.
Pada program Cultural Exchange bersama India ini, kegiatan melibatkan lima guru dari dua sekolah. Dari pihak St. Augustine’s Day School Shymnagar hadir Ms. Sharmitha Maji Basak dan Ms. Sanusree Sarkhel. Sementara dari SMAN 3 diikuti Fitra Murni, Agus Ramayulis, dan Ms. Devi Anggreni.
Sekitar 30 siswa dari kedua sekolah turut ambil bagian dalam diskusi interaktif bertema bangunan budaya Indonesia dan India. Mereka membahas persamaan dan perbedaan ikon budaya, seperti Candi Borobudur, Rumah Gadang, Taj Mahal, serta bangunan bersejarah lainnya.
Siswa SMAN 3 yang tampil sebagai presenter antaranya, Andrea Puspa Ningrum, Carissa Amelia, Raoul Azizan, Aliyah Nazhifa, dan Abantika Bose. Sementara dari pihak India, presentasi disampaikan Utsav Pathak, Drishana Sikdar, dan Ankita Adhikary.
Kepala SMAN 3, Febriace menilai, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan akademik, tetapi juga menanamkan nilai saling menghormati, toleransi, serta penghargaan terhadap perbedaan budaya, bahasa, agama, dan ras.
“Pembelajaran daring seperti ini sangat efektif dan bermakna. Siswa belajar menjadi warga dunia yang berpikiran terbuka dan berwawasan luas,” ungkapnya.(Asril Dt Pangulu Batuah).
Editor : melatisan
Tag :Siswa, SMA N.3 Padang Panjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAKO HENDRI LANTIK PENGURUS KWARCAB GERAKAN PRAMUKA KOTA PADANG PANJANG
-
PENGURUS KWARCAB PRAMUKA SEMANGATI PESERTA PERJUSAMI DI MIFAN
-
HARDIKNAS 2026, POLRES PADANG PANJANG TANAM POHON DAN APRESIASI GURU BERPRESTASI
-
DI HARDIKNAS 2026, PEMKO PADANG PANJANG HADIRKAN RUANG KREATIVITAS DAN LITERASI UNTUK PELAJAR
-
PEMKO PADANG PANJANG DORONG BUDAYA SIAGA BENCANA SEJAK LINGKUNGAN SEKOLAH
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG