- Minggu, 7 Agustus 2022
Ketua Umum IPSI Kota Padang: Ajaran Beladiri Silat Mencerminkan Budi Luhur Dalam Berperilaku
Padang (Minangsatu) - Ketua Umum IPSI Kota Padang, Zulhardi Z Latif, SH.MM, berharap kepada siswa yang menjalani kenaikan sabuk perguruan pencak silat Surya Sakti, agar menyerap dan memahami makna, dan menerapkan ajaran budi luhur yang tercermin pada perilaku baik dalam organisasi maupun di tengah-tengah bermasyarakat.
Hal itu diungkapkannya kepada 98 orang siswa pada malam kenaikan sabuk perguruan Pencak Silat Surya Sakti dibawah kepemimpinan Irsyad Hardani S.Ap, di Tiger Camp Lubuk Minturun Jl. Raya Air Dingin, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (6/8/2022).
Dikatakan, kegiatan ini adalah salah satu wadah pencak silat resmi yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), dengan tujuan mendidik manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Silat adalah salah satu seni bela diri tradisional khas etnis Minangkabau yang berasal dari wilayah Sumatera Barat, di Indonesia.
"Untuk kita sebagai generasi muda tentunya punya kewajiban untuk melestarikan budaya asli Minangkabau, jangan nanti setelah diambil negara lain, baru sibuk dan ikut-ikutan peduli,” ungkapnya.
Editor : ranof
Tag :#Ipsi #Kenaikan tingkat #Perguruan silat surya sakti #Padang #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEMEN PADANG FC LIBURKAN PEMAIN HINGGA 24 MARET USAI HADAPI PSBS BIAK
-
KONI SUMBAR KUMPULKAN PELATIH BINAAN, MATANGKAN ROADMAP MENUJU PON 2028
-
BUNTUT GAGAL MENANG DARI PSIM, SPFC AKHIRI KERJA SAMA DENGAN DEJAN ANTONIC
-
ILMARIZAL MUNDUR DARI WAKIL KETUA UMUM I KONI KOTA PADANG
-
SEPAKBOLA/FUTSAL TANPA KABAR DI RAPAT PORPROV SUMBAR, PANITIA SOROTI KOMITMEN CABOR
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL