HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 20 Oktober 2022
Ketua DWP 50 Kota : Baju Kuruang Basiba Dan Takuluak Kompong Harus Dilestarikan
Limapuluh Kota (Minangsatu) - Dalam rangka mendukung program pemerintah meningkatkan kepedulian dan pelestarian terhadap baju kuruang basiba, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Limapuluh Kota menggelar lomba Baju Kuruang Basiba dan Tangkuluak Kompong, Rabu (19/10/2022) di aula Dinas Kesehatan setempat, eks kantor bupati Pusat Kota Payakumbuh.
Ketua DWP Limapuluh Kota Fat Widya Putra mengatakan, bahwa Kegiatan memperkenalkan Baju Kuruang Basiba dan Tangkuluak Kompong yang dikemas dalam bentuk lomba itu juga dalam rangka menyambut peringatan HUT DWP Limapuluh Kota ke-23.
"Baju kuruang merupakan identitas perempuan Minangkabau, salah satunya adalah baju kuruang basiba. Baju kuruang basiba memiliki ciri khas pada bagian samping terdapat siba dengan baju sebatas lutut, leher bulat tanpa kerah dan sedikit diberi belahan sebatas dada," sebut istri dari Sekda Widya Putra ini.
Kepala DP3AP2KB diwakili Rahima, dalam sambutannya menyebutkan, bahwa baju kuruang basiba tidak hanya sekedar baju longgar namun memiliki makna di setiap bagiannya.
“Contohnya bagian basiba, maknanya adalah perempuan Minangkabau bisa menjadi pemersatu, fasilitator dan mediator terhadap sesuatu yang bertolak belakang” ujarnya.
Kepala Bidang Perempuan pada DP3AP2KB itu menghimbau agar masyarakat Limapuluh Kota khususnya kaum Bundo Kanduang untuk melestarikan pakaian perempuan minang itu.
"Bukti pemerintah daerah ikut melestarikan adat budaya Minangkabau, telah melaunching dan bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk memakai baju kuruang basiba di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota setiap hari kamis," tuturnya.
Dalam lomba tersebut, keluar sebagai pemenang perwakilan dari DWP DPMDN, sedangkan Juara II diraih oleh perwakilan DWP Badan Keuangan dan Juara III DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selanjutnya Harapan I DWP Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Harapan II dari DWP Sekretariat DPRD dan Harapan III dari DWP Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.
Lomba itu berlangsung meriah dengan menampilkan ragam baju basiba dan tangkuluak kompong lengkap dengan aksesorisnya dari para peserta. Secara umum, penilaian lomba meliputi nilai keaslian adat, penampilan dan keserasian.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Limapuluh Kota Zulmainis sekaligus Ketua Dewan Juri, Ketua Unsur DWP dan Peserta lomba yang merupakan anggota DWP se-Kabupaten Limapuluh Kota.(*)
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
3.280 ANAK PAUD IKUTI GEBYAR PAUD SE KOTA PAYAKUMBUH
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG