HOME POLITIK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 31 Januari 2022
Ketua DPRD Sumbar Supardi Terima Utusan PII
Padang (Minangsatu) - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Supardi, menerima utusan persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Sumatera Barat, di ruang sidang pimpinan lembaga tersebut.
Rombongan PII dipimpin Ir.Nasirman Hb Chan,ST,MT,ASEAN Eng,CSE. atau kerap dipanggil Aciak, putra Piaman Laweh.
Pada kesempatan tersebut PII menyampaikan struktur baru dan beberapa program, diantaranya, mendorong pemerintah dalam meningkatkan transportasi, destinasi wisata, bibit unggul, sampai pada mendorong pengisian OPD. "Kami akan meningkatkan sinergi dan kolaborasi peningkatan peofesional keinsinyuran, segera mungkin membentuk pengurus cabang untuk kabupaten dan kota, serta membentuk lembaga dan badan untuk peningkatan perekonomian internal, juga akan melakukan rapat-rapat kordinasi dengan cabang minimal sekali dalam 6 bulan," urai Nasirman dihadapan ketua DPRD Sumbar, Senin (31/1/2024).
Dia juga mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD Sumbar juga akan senantiasa dilakukan, agar bisa menambah masukan untuk kepentingan lembaga ini, sehingga bermanfaat secara profesional juga untuk orang banyak.
Menyikapi hal tersebut Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan jika program tersebut menyangkut kepentingan masyarakat banyak, maka tidak ada alasan untuk diabaikan.
Supardi juga mengatakan, selain unggulan gambir, kelapa, kayu manis, jangan dilupakan, jeruk manis asal Sumatera Barat juga merupakan unggulan, yang pasarnya bisa menguasai daerah lain, khususnya Jakarta.
"Jeruk manis asal Limapuluh Kota juga menjadi unggulan dan bisa diakomodir untuk dipasarkan secara terpadu. Sampai saat ini masyarakat memasarkan sendiri-sendiri, kalau bisa ini juga didorong pembentukan kelompok untuk membeli pada masyarakat, karena ketika kita mengunjungi pasar buah di luar Sumbar, jeruk manis kita amat diminati," tutur Supardi.
Meskipun tidak merupakan bahan ekspor, namun jeruk manis ini juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat Sumatera Barat, di mana tempat petani tersebut menanamnya, karena bukan hanya ada di Limapuluh Kota, tapi ada juga di daerah lain seperti Pasaman, Tanah Datar dan lainnya.
"Kita jangan hanya fokus impor, tapi bagaimana fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan. Untuk itu perlu membentuk kelompok yang bisa meringankan pemasaran dan memastikan stabilisasi harga," tegas Supardi.
Pertemuan berlangsung amat santai, dan saling mengisi, sehingga terasa cepat, meskipun sekitar 1 jam. Pada pertemuan dengan PII, ketua DPRD Sumbar Supardi juga di dampingi kasubag Humas Dahrul Idris, SSTP, serta beberapa staf lainnya.
Editor : ranof
Tag :#utusan PII #DPRD #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN POKIR YANG TIDAK SESUAI DENGAN KEWENANGAN PROVINSI, TIDAK AKAN BISA DIJALANKAN
-
GUBERNUR MAHYELDI UNDANG DUBES PALESTINA HADIR DALAM PUNCAK PERINGATAN HARI JADI SUMBAR KE-81
-
GUBERNUR SUMBAR: KESEPAKATAN KUA-PPAS 2026 DAN 2027 JADI LANDASAN PENGUATAN PEMBANGUNAN DAN PEMULIHAN PASCABENCANA
-
SUMBAR MEMILIKI BANYAK TOKOH NASIONAL, MENURUT MAHYELDI : PEMIKIRAN DAN PENGALAMAN MEREKA TAK TERDOKUMENTASIKAN DENGAN BAIK
-
RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2025 DISETUJUI, MAHYELDI: MASUKAN DPRD JADI EVALUASI PERBAIKAN TATA KELOLA