HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Minggu, 20 Oktober 2019
Kesempatan Bekerja Di Jepang Bagi Bidan Dan Perawat, Berminat ?
Painan (Minangsatu) - Ini kabar gembira bagi perawat dan bidan yang masih menganggur atau belum berstatus pegawai negeri sipil. Ada peluang bekerja di Jepang.
Bagi yang berminat, akan disalurkan melalui PT. Abassy Sumatera, bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pesisir Selatan.
Menurut owner PT Abassy Sumatera, Gita Paradila Sandi, pihaknya tahun ini akan mengirim 30 orang tenaga kerja trampil di bidang kesehatan dan restoran ke Jepang.
Dijelaskan, bagi tenaga kerja mendapat kesempatan bekerja di Jepang akan mendapatkan gaji bersih Rp 20 juta sampai Rp 28 juta/bulan.
Bagi yang berminat, lanjutnya harus melalui tahapan, pertama mengikuti pendidikan dan latihan bahasa dan budaya Jepang selama 4 sampai 6 bulan, kemudian dilakukan tes kejuruan dan wawancara serta terakhir wawancara dengan perusahaan yang akan mempekerjakan di Jepang.
Ditambahkannya, bagi tenaga kerja yang diterima akan dikontrak selama 5 tahun, kemudian dapat mengikuti tes permanent resident.
Untuk pengiriman tahap pertama ini, pelatihan budaya dan bahasa Jepang akan difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pesisir Selatan. Sementara biaya keberangkatan, jika tidak ada biaya, akan difasilitasi untuk mengajukan pinjaman kepada pihak perbankan yang dijamin oleh Pemkab Pesisir Selatan.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyatakan pihaknya mendorong para perawat dan bidan yang masih belum menjadi Pegawai Negeri Sipil untuk bisa bekerja di luar negeri sebagai sarana untuk mencari pengalaman dan pengembangan diri. "Tidak usah ragu bekerja di luar negeri, karena pada prinsip yang kita layani juga masyarakat," kata bupati, Sabtu (19/10).
Hal tersebut disampaikan Bupati Hendrajoni menanggapi adanya tawaran bekerja di luar negera khususnya Jepang, oleh PT. Abassy Sumatera, kepada para perawat dan bidan yang belum PNS.
Menurut bupati, bekerja di luar negeri akan lebih mudah karena didukung oleh alat dan teknologi yang canggih.
Kata bupati bagi yang berminat, ini cukup bagus, apalagi, saat ini kesempatan menjadi PNS di daerah sangat sulit dan lapangan kerja di bidang kesehatan juga makin sedikit sementara lulusan kesehatan setiap tahun makin bertambah.
Pada hari yang sama Bupati Hendrajoni, juga meninjau SMKN1 Painan, dan memberikan motivasi kepada siswa agar sekolah di SMK benar benar menguasai ketrampilan, sehingga setalah tamat nanti menjadi tenaga kerja yang siap pakai.
Editor : melatisan
Tag :#peluang kerja
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WAKA POLRES PESISIR SELATAN SERAHKAN SANTUNAN DUKA KEPADA KELUARGA ANGGOTA POLRES PESSEL
-
PEDULI KORBAN BANJIR BANDANG DI PESSEL, PWRI SUMBAR SERAHKAN BANTUAN UANG TUNAI
-
PENGURUS LKAAM PESSEL 2025-2030 DIKUKUHKAN, SYAFRIZAL UCOK DT. NAN BATUAH, JADI KETUA
-
PWRI SUMBAR BANTU 50 KK KORBAN TERDAMPAK BANJIR DI NAGARI KAPELGAM
-
BAWASLU PESISIR SELATAN SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BANJIR DI KECAMATAN IV NAGARI BAYANG UTARA
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI