HOME PENDIDIKAN KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Jumat, 12 Desember 2025

Kepsek SMPN 1 Sitiung M Irsyad Dan SMPN 1 Pulau Punjung Lovi Meutiah Dianugerahi Penghargaan Adiwiyata Tahun 2025 Oleh Mentri LH

Kepsek SMPN 1 Sitiung M Irsyad dan SMPN 1 Pulau Punjung  Lovi Mestilah Dianugerahi Penghargaan Adiwiyata tahun 2025 Oleh Mentri LH
Kepsek SMPN 1 Sitiung M Irsyad dan SMPN 1 Pulau Punjung Lovi Mestilah Dianugerahi Penghargaan Adiwiyata tahun 2025 Oleh Mentri LH

Dharmasraya (Minangsatu) -  Dua orang Kepala UPT SMP Negeri berada di wilayah Kabupaten Dharmasraya menerima penghargaan secara Nasional. Kepala. Sekolah terbaik itu, di terima oleh Muhammad Irsyad. M.Pd., kepala UPT SMPN 1 Sitiung, sebagai penerima Adiwiyata Nasional. Selanjutnya, Lovi Meutiah. YW., S.Pd., MM., kepala UPT SMPN 1 Pulau Punjung, penerima penghargaan Adiwiyata mandiri, di Jakarta Kamis (11/12/2025). 

Penghargaan tersebut, diserahkan oangsung oleh Mentri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup (BPLH) Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq. 

Dalam sambutannya, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahawa. Pemberian penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri itu, merupakan apresiasi dari negara kepada sekolah terbaik di seluruh Indonesia.

Adapun komponen penilaian Adiwiyata Nasional di Indonesia meliputi, Kebijakan Sekolah Berwawasan Lingkungan, Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Partisipatif Berbasis Lingkungan, dan Pengelolaan Sarana Prasarana Ramah Lingkungan. 

Pencapaian terhadap penekanan pada Perencanaan minimal (20%), Pelaksanaan (60%), dan Evaluasi/Pemantauan (20%). Gerakan ini wajib Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), serta sudah meraih penghargaan tingkat provinsi dan mencapai minimal 90% nilai capaian tertinggi untuk naik ke tingkat nasional. 

Kategori atau Komponen Penilaian Utama, berdasarkan Permen LHK No. 53 Tahun 2019. Meliputi, Perencanaan Gerakan PBLHS 20 persen, diantaranyai visi-misi lingkungan, kebijakan, Rencana Aksi Sekolah (RAs), dan kebijakan terkait lingkungan.

Selanjutnya, Pelaksanaan Gerakan PBLHS 60 persen, lebih fokus pada penerapan Kebijakan, Kurikulum, Kegiatan, dan Pengelolaan Sarana Prasarana ramah lingkungan.

Ditambah dengan Evaluasi atau Pemantauan Gerakan PBLHS 20 persen. Meliputi pemantauan, penilaian, dan pelaporan kegiatan lingkungan. 

Adapun penikaian lainnya, lebih melirik terhadap Aspek yang Dinilai dalam Pelaksanaan. Berupa 
Kebijakan Sekolah, Kebijakan tertulis mendukung program Adiwiyata.

Kurikulum Berbasis Lingkungan, mendeteksi Integrasi isu lingkungan dalam pembelajaran.
Kegiatan Sekolah Berbasis Partisipatif. Berupa Kegiatan rutin seperti pengelolaan sampah, penanaman pohon, konservasi energi/air, dan kemandirian pangan (TOGA). Ditambah Sarana dan Prasarana Ramah Lingkungan, meliputi Fasilitas pendukung seperti toilet bersih, drainase, kebun sekolah, dan pengelolaan limbah. 

Secara terpisah Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S. H. LL. M., berikan apresiasi kepada Kepsek SMPN 1 Sitiung dan SMPN 1 Pulau Punjung. Karena telah menerima penghargaan tertinggi dari negara. 

Tetunya hal ini, dapat menjadi motivasi bagi Kepsek sekolah lain. Untuk selalu berbuat dan berinovasi, sehingga pendidikan  di wilayah Kabupaten Dharmasraya, terbaik, terukur, maju, hingga memiliki integritas. 

"Jadikanlah penerimaan penghargaan negara ini, sebagai ajang lomba bagi seluruh sekolah berada di Kabupaten Dharmasraya. Untuk berbuat lebih baik, memunculkan ide baru, sehingga menjadikan sekolah terbaik. Diminati seluruh pencari ilmu," pungkas bupati cantik itu.(Syaiful Hanif)


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Kepsek SMPN 1 Sitiung, M Irsyad, SMPN 1 Pulau Punjung, Lovi , Penghargaan, Adiwiyata 2025 , Mentri LH

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com