HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 13 Oktober 2022
Kemenko Perekonomian Dan Kedubes Selandia Baru Upayakan Padang Panjang Jadi Pusat Penghasil Susu Terbaik
Pd. Panjang (Minangsatu) - Mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai as Center of Dairy Excellence of West Sumatera Dairy Industry (pusat penghasil susu terbaik di Sumbar-red), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, dan Kedutaan Besar Selandia Baru gelar Diskusi Inisiasi Dairy Academy bersama Pemerintah Kota Padang Panjang, Rabu (12/10/2022) kemaren.
Rencana ini, tidak terlepas dari potensi persusuan di Kota Padang Panjang yang telah ada sejak 1980, dengan membudidayakan sapi perah yang telah dikembangkan. Dan juga, ditetapkannya Padang Panjang sebagai pusat pembibitan sapi perah di luar Pulau Jawa, serta sebagai kawasan sapi perah oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Amerika dan Pasifik Kemenko Perekonomian RI, Irwan Sinaga, Ph.D menngatakan, Padang Panjang sudah melakukan kerja sama Technical Expertise dengan Fonterra. Di mana sudah mendapatkan perhatian dengan tidak hanya meningkatkan kapasitas, namun juga dapat membantu menghempaskan kemiskinan, tuturnya.
Kita berharap, ini dapat masuk ke tahap berikutnya. Artinya, bagaimana kita dapat meng-establish (mendirikan-red) adanya Dairy Academy di Padang Panjang. Sekiranya berjalan dengan baik, maka di luar Pulau Jawa, yang terbesar ada di Padang Panjang. Inilah Dairy Academy pertama yang ada di Indonesia, lanjut Irwan
Atase Pertanian Kedutaan Besar Selandia Baru, Chris Wilson melalui translatornya, mengucapkan terima kasih dan sangat menghargai atas kolaborasi antara Pemerintah bersama Fonterra yang sudah menginisiasi kegiatan Dairy Academy di Kota Padang Panjang.
"Selandia Baru sangat unik dengan penduduk 5 juta bisa menyuplai untuk 40 juta susu. Ini bisa terjadi karena peternak di sana mengerti apa yang dilakukan dengan bantuan dari pemerintah untuk menempatkan sarana yang tepat. Mereka memanfaatkan itu mengoptimasi sehingga bisa menghasilkan produk yang baik," tuturnya.
Sementara Wali Kota, Fadly Amran,, menyempatkan diri hadir di sela-sela diskusi mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Fonterra, kualitas susu di Padang Panjang bisa diikuti oleh para peternak dibandingkan dengan daerah-daerah lain.
"Untuk kualitas hanya berbeda sedikit dengan apa yang ada di Selandia Baru. Ayo kita dudukan bersama terkait peternakan sapi perah ini Perhatiannya tidak hanya nasional saja, namun sudah internasional. Kita cek berapa petani yang siap untuk ini," tandas Fadly. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
JELANG HUT KE-81 RI, LAPAK PEDAGANG PENJUAL BENDERA MAKIN SEMARAK.
-
DUKUNG GIZI ANAK, TP-PKK PADANG PANJANG BAGIKAN 900 BUTIR TELUR KE SEKOLAH
-
PRODUK PADANG PANJANG DISERBU PENGUNJUNG DI PAMERAN HUT DEKRANAS DAN HKG PKK NASIONAL
-
KETUA DEKRANASDA PADANG PANJANG HADIRI HUT DEKRANAS KE 46 DI MAKASSAR
-
KEMENDIKDASMEN PERKUAT PERAN BUNDA PAUD DUKUNG WAJIB BELAJAR 13 TAHUN
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG