- Kamis, 13 April 2023
Kas Daerah Agam Minus, Dibantah Oleh Edi Busti : "Itu Hoax"
Agam (Minangsatu) - Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Agam, Edi Busti membantah isu miring kas daerah setempat minus. Ia menyatakan informasi tersebut hoax atau tidak benar.
Hal tersebut diungkapkan Sekda Agam melalui rilis Pro-KP, Kamis (13/412023). Dikatakan, melalui surat edaran, pihaknya menyampaikan kondisi Keuangan Daerah Kabupaten Agam saat ini dalam upaya pengendalian kas daerah jelang lebaran.
"Melaui surat edaran nomor 900/250/BKAD/2023, kami menyampaikan pengendalian kas daerah, agat uang kas daerah tidak menumpuk di rekening OPD dan itu dibolehkan," terangnya.
Diutarakan, jika tidak dikendalikan, maka dikhawatirkan kas daerah tidak mampu membayarkan beban pembiayaan menghadapi lebaran yang terbilang tinggi. “Sekali lagi tidak ada kas minus, yang ada kas daerah makin menipis. Makanya kita tidak membayarkan melalui GU tapi melalui TUP,” ungkap Sekda.
Lebih lanjut disampaikan, isu miring soal kas daerah yang dikatakan minus ini muncul karena kesalahan penafsiran dalam memahami substansi surat edaran. Sehingga, pemberitaan kas daerah minus tergolong informasi keliru.
Bukti kas daerah tidak minus katanya lagi, pemerintah daerah tengah memproses pembayaran Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS di lingkup Pemda Agam.
"Bahkan, pemerintah daerah juga tengah memproses pembayaran THR bagi non-PNS, yakni tenaga kontrak dan PTT. Jadi salah besar kalau kas daerah dikatakan minus. Minus itu di bawah nol," terangnya.
Sekda Agam menambahkan, pemerintah daerah juga tengah memproses pembayaran bonus bagi pasukan oranye yang telah berjuang menghadirkan Piala Adipura. "Menjelang lebaran ini juga akan kita bayarkan, termasuk untuk pasukan oranye," katanya.
Terakhir, Sekda Agam mengajak pihak-pihak yang bertugas sebagai corong informasi agar mengkroscek sebuah informasi yang hendak disampaikan ke publik.
Menurutnya, masyarakat wajib diberi konsumsi tentang informasi yang bersifat fakta, bukan dari kata-kata tafsiran yang justru bisa menjurus ke sebuah informasi yang keliru.
"Sepanjang yang saya tahu, karya jurnalistik mesti memuat data akurat. Pesan saya, prinsip ini perlu menjadi acuan bagi penyampai informasi," ucapnya.
Terpisah, Wakil Pimpinan Bank Nagari Cabang Lubuk Basung, Leo Julian Komara membenarkan bahwa kas daerah tidak mungkin minus. "Kas daerah itu sama dengan tabungan. Kalau ditanya minus tidaknya, kita jawab tidak mungkin minus," ujarnya.
Editor : ranof
Tag :#Kas daerah Agam #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI RESMIKAN KCP BASO, LANGKAH STRATEGIS PERKUAT EKONOMI WARGA
-
KUNJUNGI SPPG AGAM, IRMAN GUSMAN DORONG EVALUASI DAN PENINGKATAN KUALITAS PROGRAM GIZI
-
DARI SAWAH NAGARI UNTUK KEMANDIRIAN NEGERI, NAGARI TALUAK IV SUKU PANEN RAYA SAWAH POKOK MURAH
-
PLN UID SUMBAR RESMIKAN PROGRAM TJSL BUDIDAYA LEBAH GALO-GALO DI HARI KESAKTIAN PANCASILA: DORONG UMKM, EKONOMI KERAKYATAN, DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
-
TIM PKM UNAND BANTU BIMTEK DAN RE-REGISTRASI LAHAN SAYURAN SEHAT SEBANYAK 71 LAHAN DI NAGARI PAKAN SINAYAN, BANUHAMPU AGAM
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG