HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 25 Oktober 2020
Kantor Imigrasi Kelas II Agam Hanya Melayani Masyarakat Yang Laksanakan Prokes
Agam (Minangsatu) - Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Agam, Oeray Gufran Maryudha menegaskan bahwa pihaknya hanya akan melayani masyarakat yang mematuhi protokol kesehatan (Prokes).
Jika ada masyarakat berusan di kantornya tidak mematuhi Prokes, pihaknya dengan tegas akan menolak mereka.
Kepada Minangsatu, beberapa waktu lalu Oeray mengatakan bahwa kantornya menyiapkan semua fasilitas Prokes, seperti tempan cuci tangan, hand saniteizer, serta bangku tempat duduk sudah diberi garis batas jarak.
Terkait pengurusan paspor, Oeray mengatakan saat ini ada program baru yakni one day service, satu hari selesai.
"Untuk biaya pengurusan biasa, selama tiga hari selesai dengan biaya 350 ribu rupiah. Sedangkan untuk pelayanan satu hari selesai, dengan biaya 1 juta 350 ribu rupiah," ujar Oeray sembari memastikan bahwa setoran itu masuk ke dalam kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Untuk diketahui, Kontor Imigrasi Kelas II Agam meliputi wilayah kerja Kabupaten Agam, 50 Kota, Pasaman Barat dan Pasaman serta Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Padang Panjang dan Kota Payakumbuh. Untuk mempermudah pelayanan, sudah dibuka pula Unit Kantor Keimigrasian di Kabupaten Pasaman.
"Di samping pembuatan paspor, Kantor Imigrasi juga melakukan pengawasan orang asing serta melakukan penindakan jika ada orang asing melanggar ke imigrasian," kata Oeray.
Editor : sc.astra
Tag :#KantorImigrasiAgam #OerayGufran #Prokes
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEKDAPROV SUMBAR: SUMPAH PNS ADALAH KOMITMEN MORAL DAN SPIRITUAL, BUKAN SEKADAR FORMALITAS
-
SEKDAPROV SUMBAR TEGASKAN KINERJA BIROKRASI HARUS BERDAMPAK NYATA BAGI MASYARAKAT
-
PEMPROV SUMBAR RESMI TERAPKAN POLA KERJA SKEMA KOMBINASI, SETIAP JUMAT ASN PEMPROV WFH
-
INFO MUDIK 2026 SUMBAR, PANTAU JALUR DAN CCTV SECARA REAL-TIME
-
SIDAK RAMADAN, GUBERNUR MAHYELDI ; PERTAHANKAN DISIPLIN DAN PELAYANAN PUBLIK
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG