HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 5 Agustus 2021
Kakan Kemenag Gusman Pamitan Ke Wako Fadly Amran
Pd.Panjang.(Minangsatu) - Sebelum bertolak ke kantornya yang baru di kabupaten Pasaman. Mantan Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang, Gusman Piliang di dampingi Istri sempatkan diri pamitan ke Wali Kota Fadly Amran, Kamis (5/8) siang, bertempat di rumah dinas Wali Kota.
Kursi ditinggal Gusmanl Piliang, bakal ditempati Alizar Chan yang telah dilantik, Rabu (4/8) kemaren oleh Sekjen Kemenag, Nizar Ali di Padang.
Kepada Wako Fadly Amran, Gusman mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan bantuan serta perhatian yang telah diberikan pemerintah kota. Cukup banyak ilmu dan pengalaman saya peroleh disini selama bertugas sebagai Kepala Kantor Kemenag Kota Panjang.
Mudah mudahan harmonasi yang telah terbangun terus berlanjut dengan Kakan Kemenag yang baru, tutur Gusman Piliang dihantaran ucapan pamitannya.
Sementara Wako Fadly Amran disambutan balasannya siang itu, juga sangat mengapresiasi capaian kinerja Gusman Piliang selama menduduki kursi Kakan Kemenag Padang Panjang. Saya juga ucapkan terimakasih atas kerjasama yang telah dibangun selama ini.
"Tak lupa saya juga ucapkan selamat jalan, dan semoga pak Gusman lebih sukses ditempat yang baru," ujar Fadly Amran.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO–BPOM UJI 18 SAMPEL TAKJIL DI PASAR PUSAT, HASILNYA AMAN
-
NY. MARIA FERONIKA HENDRI PIMPIN PMI PADANG PANJANG GANTIKAN HERKI TONI
-
TRADISI BUKA RAMADAN DI MUSHALLA AN NUR SURAU BANCAH
-
ENAM DARI 10 UNIT HUNTAP DARI WILLIE SALIM DAN USTAZ DERY SULAIMAN DISERAHKAN
-
BAZNAS SALURKAN RP545 JUTA ZAKAT PROGRAM PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN EKONOMI MUSTAHIK
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL