HOME AGAMA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 1 Juni 2025
Jelang Puncak Ibadah Haji, Calhaj Padang Panjang Kondisinya Terpantau Sehat Dan Stabil
PD Panjang (Minangsatu) - Sebanyak 80 jemaah calon haji (Calhaj) asal Kota Padang Panjang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Padang, kini tengah menjalani bimbingan serta praktik manasik haji secara intensif di Kota Suci Makkah, Arab Saudi.
Kegiatan tersebut, merupakan bentuk persiapan menghadapi puncak ibadah haji 1446 H/2025 M yang tinggal tidak beberapa hari lagi.
Hal ini disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang Panjang, Erwina Agreni dari Kota Makkah pada Sabtu, (31/5/2025) kemaren malam, sekitar pukul 21.30 WIB, atau pukul 17.30 waktu Arab Saudi (WAS).
“Bimbingan dan praktik manasik dilaksanakan dalam beberapa sesi pada 25, 27, dan 30 Mei 2025. Seluruh kegiatan dipandu Pembimbing Ibadah Kloter, H. Ajisman, Lc, dan didukung penuh seluruh petugas kloter,” ujar Erwina.
Ditambahkannya, sebelum memulai praktik manasik, jemaah mendapat arahan mendalam dari seluruh tim pendamping. Mulai dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah (Bimbad), Tenaga Kesehatan Haji (TKHK), Petugas Haji Daerah (PHD), hingga Bimbad dari KBIHU.
Pelaksanaan manasik, lanjutnya, berlangsung di Hotel Jawharat Mina, tempat sebagian besar jemaah menginap. Jemaah antusias dan serius mengikuti setiap tahapan.
“Penantian belasan tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji, membuat para jemaah begitu bersemangat. Mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini,” ujarnya.
Sebagian petugas, sebutnya, berkewajiban memastikan seluruh jemaah sehat dan mampu menjalankan ibadah sesuai rukun dan wajib haji, agar meraih predikat haji mabrur.
Adapun jemaah Kloter 8 diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu dinihari, 17 Mei 2025 pukul 00.15 WIB. Mereka tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada pukul 03.30 WAS dan langsung menuju Makkah Al Mukarramah.
Setelah beristirahat beberapa jam, malam harinya jemaah menunaikan Umrah Wajib sebagai bagian dari rangkaian Haji Tamattu.
Secara umum, kondisi jemaah asal Padang Panjang, kata Erwina, terpantau sehat dan stabil, serta diperkirakan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.
“Beberapa jemaah dengan kategori Prioritas Risiko Tinggi (Pristi) disarankan mengikuti skema murur —yaitu hanya singgah sebentar di Muzdalifah setelah wukuf di Arafah, sebelum menuju Mina untuk melanjutkan rangkaian ibadah hingga 13 Dzulhijjah. (*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang, #haji
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RIBUAN JEMAAH BKMT SE- SUMBAR, KAGUM DENGAN ISLAMIC CENTRE PADANG PANJANG
-
SYIAR ISLAM MAKIN BERKUMANDANG, PULUHAN RIBU UMAT BERKUMPUL DI ISLAMIC CENTRE PADANG PANJANG.
-
MAULID NABI, WAKO HENDRI AJAK WARGA JAGA MARWAH KOTA SERAMBI MEKKAH
-
WAKO HENDRI LEPAS 150 LANSIA STUDI DAKWAH LLI KE KOTA SOLOK
-
DI MASJID HIDAYAH, USTAZ SULAIMAN AJAK JEMAAH RAWAT KELUARGA
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK