HOME OLAHRAGA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Senin, 4 November 2019
Jelang Etape IV Dharmasraya-Sawahlunto, Ampera Dt Labuan Basa: Saksikan Dan Ramaikan TdS
Dharmasraya (Minangsatu) - Sebagai tuan rumah sekaligua tempat start iven bertaraf Internasional dalam rangka Tour de Singkarak (TdS) etape 4, tahun 2019 ini, Kabupaten Dharmasraya mempersiapkan diri sebagai tuan rumah terbaik.
Kegiatan yang akan berlangsung pada hari Selasa 5 November 2019, dengan pelaksanaan start di depan Kantor Bupati Dharmasraya finish di Kota Sawahlunto tersebut, para pebalap akan menempuh jarak sepanjang 205,3 KM.
Terkait kegiatan tersebut, Ampera Dt Labuan Basa sosok anggota DPRD Dharmasraya dua periode dari Partai Nasdem itu, saat ini juga sebagai Ketua Badan Kehormatan (BK), mengapresiasi kegiatan TdS yang dilaksanakan di wilayah Dharmasraya.
Katanya, sebagai anggota DPRD Dharmasraya tentu akan selalu berusaha keras dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan daerah, apalagi bertaraf internasional.
Tentunya hal ini, sudah menjadi kesepakatan secara bersama anggota DPRD Dharmasraya dalam mensukseskan segala bentuk kegiatan yang tidak melanggar dengan aturan berlaku.
Sebagai tuan rumah pada posisi star pelaksanaan TdS kali ini, tentu akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Dharmasraya. Karena para pembalap juga akan mengitari beberapa wilayah Dharmasraya.
Adapun rute akan dilewati, mulai dari lokasi star depan kantor Bupati Dharmasraya, menuju Sungai Dareh, Sikabau, Taratak, Koto Tuo, Sitiung, Sungai Duo, Koto Padang, Sialang Gaung, Koto Baru, Ampalu, menuju Sitiung 2, Padukuan, Kurnia Koto Salak, Simpang tugu Sungai Rumbai dan kembali menuju lokasi star melalui jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dengan melintasi Sungai Betung, Koto Baru, Koto Balai, Koto Padang, Kampus UNDHARI, Gunung Medan, Tebing Tinggi, Sikabau, Sungai Dareh, Pulau Punjung, depan kantor bupati, langsung ke Kiliran Jao, Sungai Lansek, Tanjung Gadang, Tanah Bedantung, terus ke Palangki, Padang Sibusuk, Muaro Kalaban, dan Finis di Kota Sawahlunto.
Apmpera Dt Labuan Basa juga menghimbau kepada warga, agar meramaikan dan menyaksikan secara bersama lomba balap sepeda internasional tersebut, di sepanjang rute akan dilewati.
"Disamping itu, demi kelancaran para pebalap dalam melaksanakan lomba, maka diharapkan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban wilayah akan dilintasi pembalap. Terutama sekali menjaga binatang ternak, agar tidak menjadi penghalang lajunya pembalap dalam melaksanakan lomba," pungkasnya.
Secara terpisah Benny Mandala Putra, Kabid Pariwisata pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahrga Kabupaten Dharmasraya menyebutkan bahwa, pesta tahunan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu, akan diikuti oleh 12 Negara, mulai dari Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Vietnam, Netherland, Brunai, Greece, Australia, Newzeland, Perancis, dan Ireland.
Disamping itu, juga akan diikuti oleh 20 club' kenamaan, seperti Team Sapura, Go For Gold, Foolad Mobarakeh Sepake, 7-11Cliq-Air 21 by Road Bike Philipines, Omidnia Masnad Team, Nex CCN, PGN Cycling Team, Hengxiang Cycling Team, Terengganu Cycling Team, Thai Cycling Team, CFC Cycling Team, St George Cycling Team, Brunai Pro Cycling Team, Malaysia National Team, Padang Road Bike, Velofit Australia, KGB JKT, Bikelife Dongnai, PCC Team, dan BRCC Banyuwangi, jelasnya.
Editor : sc.astra
Tag :#dharmasraya #tds #etape 4
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
CLUB SATRIA MUDA SUNGAI BELIT JUARA I DALAM PERTANDINGAN VOLLY BALL PUTRA GUNSEL CUP I
-
RIBUAN WARGA PADATI KAMPUNG PULAI. HARIMAU BUAS JUARA I AJANG SELAJU SAMPAN BADUNSANAK
-
RIBUAN WARGA TUMPAH RUAH, DHARMASRAYA MERAH PUTIH RUN 2026 MERIAHKAN HUT KEMERDEKAAN
-
MERAH PUTIH RUN DHARMASRAYA HADIR UNTUK SEMARAKAN HUT-RI KE-81 TAHUN 2026
-
16 TIM BEREBUT TIKET PEREMPAT FINAL, HASIL DRAWING DCL 2026 SAJIKAN DUEL SENGIT
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI