- Senin, 7 September 2026
Jadi Waketum PB IPSI, Vasko Ruseimy: Perkuat Pencak Silat Dalam Dunia Pendidikan Terutama Silek Tradisi Minang
Jadi Waketum PB IPSI, Vasko Ruseimy: Perkuat Pencak Silat Dalam Dunia Pendidikan Terutama Silek Tradisi Minang
Jakarta (Minangsatu) - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy mendapat amanah baru di tingkat nasional, dilantik sebagai Wakil Ketua Umum V Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026–2030.
Pelantikan kepengurusan PB IPSI periode 2026–2030 tersebut berlangsung di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Kepengurusan baru PB IPSI dipimpin Menteri Luar Negeri RI, Sugiono sebagai Ketua Umum, menggantikan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya memimpin organisasi tersebut selama lebih dari dua dekade.
Masuknya Vasko dalam jajaran pimpinan inti PB IPSI semakin memperluas perannya dalam pengembangan pencak silat Indonesia. Sebelumnya, Vasko juga dipercaya memimpin IPSI Sumbar periode 2025–2029, dengan salah satu fokus utama mendorong penguatan silek tradisi Minangkabau di lingkungan pendidikan.
![]() |
Menurut Vasko, amanah di tingkat nasional tersebut harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat pencak silat Indonesia dari akar rumput. Ia meyakini pembinaan pesilat tidak boleh hanya dimulai ketika seorang anak sudah menjadi atlet, tetapi harus dibangun sejak berada di lingkungan sekolah.
“Bagi saya, silat itu bukan hanya soal bagaimana kita bertarung atau menjadi juara. Silat mengajarkan disiplin, keberanian, etika, rasa hormat, dan yang tidak kalah penting adalah mengenal jati diri dan budaya kita,” ucap Wagub Vasko.
Karena itu, Vasko menyambut baik gagasan PB IPSI untuk memperkuat pencak silat dalam dunia pendidikan. Menurutnya, sekolah merupakan ruang strategis untuk memperkenalkan pencak silat kepada generasi muda sekaligus membangun karakter dan kepribadian mereka sejak usia dini.
Gagasan tersebut sejalan dengan langkah yang telah didorong Vasko di Sumbar melalui penguatan silek tradisi Minang sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.
“Kalau kita ingin pencak silat menjadi olahraga dunia, maka pembinaannya harus dimulai dari bawah. Anak-anak harus dikenalkan sejak dini, kemudian dibina melalui kompetisi yang berjenjang, sehingga dari sekolah kita bisa menemukan bibit-bibit terbaik untuk menjadi atlet nasional,” ujarnya.
Karena itu, Vasko berharap keterlibatannya di PB IPSI dapat menjadi jembatan bagi penguatan pengalaman dan potensi Sumbar dalam ekosistem pencak silat nasional. Ia ingin tradisi silek Minang tetap terjaga nilai dan identitasnya, sekaligus mampu berkembang mengikuti kebutuhan pembinaan olahraga modern.
Lebih jauh, Vasko melihat penguatan pencak silat di tingkat nasional harus diarahkan pada target membawa pencak silat menuju Olimpiade, menurutnya, harus dijawab dengan pembinaan yang serius, terukur, dan berkelanjutan.
“Kalau kita punya cita-cita pencak silat masuk Olimpiade, jangan hanya bicara di level atas. Kita harus benahi dari bawah. Sekolah diperkuat, pembinaan atlet diperkuat, kompetisi diperbanyak dan dibuat berjenjang. Dari situlah prestasi nasional dan internasional akan lahir,” tegasnya.
Dengan amanah baru tersebut, Vasko menyatakan siap memberikan kontribusi bersama seluruh jajaran PB IPSI untuk memperkuat pencak silat Indonesia, baik sebagai olahraga prestasi maupun sebagai bagian penting dari identitas dan karakter bangsa.
“Ini bukan sekadar soal jabatan. Ini tentang bagaimana kita bersama-sama memastikan pencak silat punya masa depan yang lebih besar. Dari gelanggang di kampung-kampung, masuk ke sekolah, melahirkan atlet berprestasi, kemudian kita bawa sampai ke panggung dunia,” pungkas Vasko.
Editor : ranof
Tag :#Wagub sumbar jadi waketum pb ipsi #Silat tradisi #Minang #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
IRSYAD MAULANA RESMI BERSERAGAM PERSIS
-
BANK NAGARI GANDENG SEMEN PADANG FC, PERKUAT EKOSISTEM BISNIS RANAH DAN RANTAU
-
DUET HENDRI SUSILO DAN YULIAN SYAHREVA RESMI TUKANGI BARITO PUTERA
-
TIMNAS INDONESIA MODE TEMPUR DI PIALA AFF 2026
-
TIGA TALENTA MINANG IKUT TC TIMNAS INDONESIA U-20
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
