HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Selasa, 17 Maret 2026
HMI Dan KHMI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Harap Kepala Daerah Berintegritas Dan Bermoral
HMI dan KHMI Payakumbuh-Lima Puluh Kota Harap Kepala Daerah Berintegritas dan Bermoral
Payakumbuh (Minangsatu) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) menggelar kegiatan buka puasa bersama pada Senin, (16/32026) di Sauang Lauak Karang, Ibuah, Kota Payakumbuh.
Ketua Umum HMI Cabang Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Hasanah Putri Daulay mengatakan kegiatan itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara kader dan alumni sekaligus ruang diskusi reflektif mengenai pentingnya moralitas dalam kepemimpinan publik.
"Lebih dari sekadar agenda kebersamaan di bulan Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi forum bertukar gagasan terkait kondisi sosial dan kepemimpinan di daerah. Kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan dan kemampuan administratif, tetapi juga tentang keteladanan moral," ujarnya.
Dikatakan, HMI sebagai organisasi kader yang dikenal sebagai inkubator insan intelektual memandang bahwa integritas dan akhlak pemimpin merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Diskusi yang berlangsung hangat tesebut iuga menyoroti berbagai fenomena yang belakangan menjadi perhatian publik terkait perilaku sebagian elite yang dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai moralitas kepemimpinan.
Hasanah Putri Daulay. menegaskan bahwa integritas moral merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar dalam kepemimpinan.
“Moralitas adalah integritas yang tidak bisa ditawar. Bagi HMI, integritas moral adalah harga mati bagi seorang pemimpin. Setiap peristiwa yang mencederai nilai etika dan kepantasan di ruang publik harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemimpin daerah agar menjaga marwah jabatan serta kepercayaan masyarakat,” ucapnya.
Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari jajaran alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI. Ketua Presidium KAHMI Lima Puluh Kota, Adi Suryamenegaskan bahwa KAHMI mendorong HMI untuk tetap berada di garis depan dalam menjaga nilai-nilai moral pemimpin di ruang publik.
“KAHMI mendukung penuh sikap kritis kader HMI. HMI harus tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kehidupan publik yang sehat serta berani mengkritisi setiap bentuk degradasi moral yang terjadi di tengah kepemimpinan daerah,” ujar Adi Surya.
Senada dengan itu, Ketua Presidium KAHMI Kota Payakumbuh, Dyan Eka Putri menyampaikan bahwa peran kader HMI sangat penting sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam masyarakat.
“Sebagai organisasi kader, HMI memiliki tanggung jawab historis untuk menjaga nilai-nilai integritas dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kami di KAHMI mendukung penuh setiap gerakan kader HMI yang bertujuan mengingatkan para pemimpin agar tetap menjaga etika, kehormatan jabatan, dan kepercayaan publik,” ungkap Dyan Eka Putri.
Melalui momentum Ramadhan ini, HMI dan KAHMI Payakumbuh–Lima Puluh Kota berharap para pemimpin daerah dapat mengambil hikmah dari berbagai peristiwa yang berkembang di tengah masyarakat. Kepemimpinan yang bersih, berintegritas, dan bermoral merupakan syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan rakyat serta membangun pemerintahan yang berwibawa.
Editor : melatisan
Tag :HMI dan KHMI, Payakumbuh-Lima Puluh Kota, Berintegritas, Bermoral
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BAWASLU PAYAKUMBUH JALIN KERJA SAMA DENGAN PWI PAYAKUMBUH-LIMAPULUH KOTA HADAPI PERSIAPAN PEMILU 2029
-
JELANG BERAKHIR KEPENGURUSAN, KARANG TARUNA AUDIENSI DENGAN WALI KOTA PAYAKUMBUH
-
UNGGUL 6 SUARA, POPON KEMBALI PIMPIN PWI PAYAKUMBUH-LIMAPULUH KOTA
-
KONFERENSI PWI PALIKO: POPON KEMBALI TERPILIH, UNGGUL 13-7
-
SIARAN PERS PWI SUMBAR: PWI PALIKO SIAP GELAR OKK, 47 PESERTA LOLOS VERIFIKASI
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU