- Rabu, 10 Maret 2021
Hari Ginjal Sedunia Diperingati Di RSMN
Solok (Minangsatu) - Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day tahun ini diperingati pada tanggal 11 Maret 2021 dengan tema “Living Well With Kidney Disease”, atau "Hidup berkualitas dengan Penyakit Ginjal", diperingati secara bersahaja di ruang Instalasi Hemodialisa (HD) Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Natsir (RSMN), Rabu (10/3).
Diawali dengan pembukaan oleh Wakil Direktur (Wadir) Umum dan SDM RSMN, dr H Elfahmi, Sp THT, peringatan yang dihadiri sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Instalasi HD itu ditandai dengan pemberian edukasi buat sembilan pasien yang sedang menjalani cuci darah di instalasi itu.
Dalam edukasi yang disampaikan oleh dr Elvi Fitraneti, Sp PD dijelaskan betapa pentingnya menjaga ginjal.
Elvi Fitraneti mengatakan pasien yang menjalani cuci darah harus memperhatikan beberapa hal, yakni mengusahakan tekanan darah 140/90 mm Hg, mengusahakan gula darah kurang dr 200 mg/dl, mengupayakan kenaikan berat badan inter dialisis tidak lebih dari 2,5 kg, dan membatasi minum tidak lebih dari 1 liter per hari.
"Selain edukasi itu juga ada pemberian bingkisan untuk pasien HD dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) dan Ikatan Perawat Dialisis Indinesia (IPDI)," ujar Elvi Fitraneti.*
Editor : Benk123
Tag :#kotasolok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KUALITAS UDARA MEMBURUK AKIBAT KARHUTLA, PEMKO SOLOK BAGIKAN 25.000 MASKER GRATIS KEPADA MASYARAKAT
-
PASTIKAN LAYANAN BERJALAN OPTIMAL, WALI KOTA SOLOK TINJAU RUMAH REHABILITASI NARKOBA DI PUSKESMAS NAN BALIMO
-
SEJAK DIBUKA FEBRUARI LALU, JUMLAH PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SERAMBI MADINAH MENINGKAT
-
BPOM PADANG GELAR KOORDINASI KEGIATAN KIE DI KOTA SOLOK
-
BPOM SUMATERA BARAT LAKUKAN PEMERIKSAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI AREA PASAR PABUKOAN KOTA SOLOK
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI