HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Senin, 13 Mei 2024
H Suherman Dampingi Masyarakat Terdampak Galodo
H Suherman Dampingi Masyarakat Terdampak Galodo
Tanah Datar (Minangsatu) - Duka mendalam warga Nagari Parambahan atas musibah banjir bandang serta lahar dingin gunung marapi masih hangat terasa.
Mereka butuh kebersamaan dan pendampingan dari tokoh tokoh masyarakat dalam menghadapi cobaan dari yang maha kuasa.
Tokoh masyarakat Nagari H. Suherman bersama Wali Nagari Robbi Yasdi dengan setia mendampingi masyarakat dari pagi sampai sore bahkan hingga larut malam.
"Warga kita dampingi, ditenda pengungsian maupun diposko utama, intinya bersama kita hadapi bencana ini," kata H. Suherman.
Sementara Wali Nagari Robbi Yasdi berharap musibah ini cepat berlalu. Ini cobaan dari yang maha kuasa, ucapnya.
Dikatakan, Nagari Parambahan salah satu daerah yang terparah dari musibah Galodo. Berapa warga hanyut dan meninggal dunia."semoga warga kami yang meninggal akibat bencana ini diberikan tempat terbaik okeh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran," pungkasnya.
Editor : melatisan
Tag :#Nagari Parambahan #Suherman
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH NYALAKAN LISTRIK DI PELOSOK TANAH DATAR, 15 KK DI TANJUNG MODANG KINI NIKMATI TERANG SETELAH PULUHAN TAHUN
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
PESONA "MALIOBORO" BARU DI KOTA SERANG: SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG DAN TELAN ANGGARAN RP9 MILIAR
-
KADIS KOMINFO, KETUA PWI TANAH DATAR HADIRI HPN 2026 DI BANTEN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG