HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 1 Maret 2017
GUBERNUR MINTA KEPALA DAERAH SURATI GARUDA INDONESIA
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meminta bupati dan wali kota di daerah itu menyurati maskapai Garuda Indonesia untuk meninjau ulang harga tiket rute Padang-Jakarta yang dinilai cukup mahal sehingga menjadi salah satu pemicu inflasi.
"Saya minta bupati dan wali kota kirim surat ke Dirut Garuda untuk melobi agar harga tiket penerbangan Padang-Jakarta bisa diturunkan sedikit terutama saat musim padat penumpang dalam upaya menekan angka inflasi, katanya di Padang.
Ia menyampaikan hal itu usai pertemuan tingkat tinggi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumbar dihadiri Kepala perwakilan Bank Indoensia Sumbar, Puji Atmoko dan bupati serta wali kota membahas evaluasi program 2016 dan program 2017.
Ia menilai harga tiket yang ditetapkan Garuda Indonesia terlalu mahal terutama pada saat padat penumpang sehingga menjadi pemicu inflasi.
Saat musim mudik Lebaran harga tiketnya bisa mencapai Rp1,8 juta, padahal lama penerbangan hanya 1,5 jam, namun tetap saja dibeli karena orang butuh pulang kampung, katanya.
Ia berharap perusahaan BUMN itu sedikit mengurangi keuntungan dengan tidak mematok tarif yang terlalu tinggi saat masa padat penumpang.
"Saya tidak minta harganya diturunkan terlalu murah, misalnya kalau dalam kondisi normal Rp1,1 juta, maka saat ramai cukup Rp1,3 juta saja, jangan sampai Rp1,8 juta," kata dia.
Ia menyebutkan Sumatera Barat merupakan daerah dengan jumlah perantau terbesar di Indonesia dan biasanya untuk pulang kampung paling banyak menggunakan angkutan udara dan ditambah oleh sektor pariwisata yang sedang menggeliat.
"Kenapa saya meminta Garuda merasionalisasi tiket, karena kalau tarif Garuda turun maskapai yang lain akan ikut turun juga," lanjutnya.
Ia mengatakan sebelumnya sudah menyurati garuda terkait fluktuasi harga tiket namun balasan yang diberikan terlalu normatif.
"Dalam surat balasannya dinyatakan harga tiket Garuda berada dalam koridor batas atas dan tarif batas bawah yang ditetapkan pemerintah, semua orang juga tahu hal itu," ujarnya.(*)
Editor :
Tag :#PemprovSumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAHYELDI : PERKUAT EKONOMI DAERAH DENGAN MENINGKATKAN LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN MASYARAKAT
-
KKB BERKAH RAMADAN 1447 H: PROMO SPEKTAKULER, ANGSURAN DISUBSIDI HINGGA RP3 JUTA
-
PEMERINTAH RESMIKAN KLINIK UMKM MINANG BANGKIT UNTUK PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI PASCABENCANA DI SUMBAR
-
PEMPROV SUMBAR SIAPKAN LANGKAH INTERVENSI HADAPI TEKANAN INFLASI PASCA BENCANA DAN JELANG RAMADHAN
-
GUBERNUR MAHYELDI : KLINIK UMKM MINANG BANGKIT SOLUSI PEMULIHAN EKONOMI PANCABENCANA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN