- Senin, 10 November 2025
Gubernur Mahyeldi: Semangat Hari Pahlawan Harus Menyatu Dalam Gerak Olahraga Sumbar Menuju Porprov 2026
Padang (Minangsatu) — Momentum Hari Pahlawan 10 November di halaman Gubernuran Sumatera Barat, Senin pagi, menjadi ruang refleksi sekaligus evaluasi bagi pembangunan olahraga daerah. Usai upacara, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berbincang singkat dengan Wakil Ketua Umum VI KONI Sumbar, Revdi Iwan Syahputra, yang juga Pemimpin Redaksi Harian Rakyat Sumbar, mengenai masa depan olahraga Sumbar dan arah pembinaan menuju Porprov 2026.
Dalam percakapan tersebut, Mahyeldi menekankan bahwa nilai kepahlawanan memiliki relevansi langsung dengan dunia olahraga—mulai dari disiplin, pengorbanan, hingga dedikasi tanpa pamrih.
“Pahlawan adalah orang yang tidak berhenti berjuang, meski banyak hambatan. Etos itu yang harus kita hadirkan dalam pembinaan olahraga Sumatera Barat. Atlet, pelatih, dan pengurus harus memaknai perjuangan itu dalam setiap langkahnya,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, kondisi pembinaan olahraga Sumbar membutuhkan konsolidasi lebih kuat, terutama dalam mempersiapkan Porprov 2026. Ajang dua tahunan ini, kata Mahyeldi, bukan sekadar kompetisi daerah, tetapi tempat lahirnya “pahlawan-pahlawan olahraga” yang kelak mengharumkan nama Sumatera Barat.
“Porprov 2026 harus kita jadikan momentum lahirnya talenta emas. Karena itu, semua elemen di KONI—pengurus cabor, KONI kabupaten/kota, hingga para pembina—harus satu gerak. Semangat kepahlawanan itu harus diterjemahkan dalam kerja nyata, bukan seremoni,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga mengapresiasi Revdi Iwan Syahputra yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat komunikasi publik olahraga Sumbar. Sebagai Waketum VI KONI Sumbar sekaligus Pemred Rakyat Sumbar, Revdi dianggap mampu memperkuat arus informasi, membangun opini positif, serta menghubungkan kebutuhan pembinaan di daerah.
“Komunikasi yang kuat adalah unsur penting dalam tata kelola olahraga. Kita butuh figur-figur yang bisa merangkul, menyatukan, serta memastikan publik mendapatkan informasi yang objektif dan konstruktif. Itu juga bentuk kepahlawanan masa kini,” kata Mahyeldi.
Gubernur menutup dengan seruan agar seluruh insan olahraga di Sumatera Barat menjadikan Hari Pahlawan sebagai titik balik untuk menanamkan integritas, sportivitas, serta komitmen dalam membesarkan nama daerah.
“Perjuangan pahlawan adalah warisan moral. Kalau di masa lalu mereka berjuang dengan senjata, hari ini kita berjuang dengan prestasi dan dedikasi. Sumbar harus bangkit, dan olahraga menjadi salah satu jalannya,” ujar Mahyeldi.
Dengan dorongan tersebut, Sumatera Barat diharapkan memasuki fase penguatan olahraga menuju Porprov 2026 yang lebih matang, profesional, dan sarat dengan semangat kepahlawanan.(*)
Editor : melatisan
Tag :#Hari Pahlawan
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PLN & RAKYAT DORONG INOVASI HIJAU: TJSL PLN UID SUMBAR RESMIKAN WORKSHOP KONVERSI MOTOR LISTRIK PERTAMA DI SUMATERA BARAT
-
KETUA DPRD KOTA PADANG MUHARLION SAMBANGI HUNTARA KORBAN BANJIR BANDANG DAN LONGSOR DI RUSUNAWA PADANG SARAI
-
KERUGIAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI SUMBAR TEMBUS RP1,8 TRILIUN, 247 RIBU WARGA TERDAMPAK, 234 MENINGGAL
-
BANJIR DAN LONGSOR SUMBAR: MAHYELDI - IRMAN SEPAKAT DESAK STATUS BENCANA NASIONAL
-
SAAT BADAI MENGUJI, KEBERSAMAAN MENGUAT: PLN, TNI, DAN POLRI SIGAP PULIHKAN CAHAYA SUMBAR
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL
-
BANJIR DALAM MANUSKRIP SEBAGAI CATATAN PENGALAMAN KOLEKTIFÂ MASYARAKAT