HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Sabtu, 16 Juli 2022
Gubernur Mahyeldi Sambut Tim Jelajah Keilmuan Ahli Lembaga Muzium Negeri Sembilan Di Sumbar
Batusangkar (Minangsatu) - Sebanyak 14 orang perwakilan dari Kerajaan Negeri Sembilan, Malaysia yang tergabung dalam Jelajah Keilmuan Ahli Lembaga Pengarah Lembaga Muzium Negeri Sembilan hadir di Sumatera Barat (Sumbar) 14 hingga 17 Juli 2022 dalam rangka memperkaya wawasan mengenai adat dan budaya Minangkabau.
Dibawah pimpinan Dato' Dr. Razali bin Ab Malik selaku Setiausaha Kerajaan Negeri Sembilan, rombongan akan melakukan lawatan ke beberapa tempat dan daerah di Sumbar. Diantaranya ke Museum Adityawarman di Padang, Istano Basa Pagaruyuang di Tanah Datar, serta ke Kota Bukittinggi.
Sebelumnya, diawal kedatangan, rombongan berkesempatan mengikuti shalat jumat berjamaah di Masjid Raya Sumbar bersama gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, Jumat (15/7/2022). Gubernur menyambut baik kehadiran rombongan dan berharap hubungan baik Sumbar dengan Negeri Sembilan bisa semakin erat.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, saya mengucapkan selamat datang. Antara Negeri Sembilan dengan Minangkabau memang serumpun dan hubungan sudah terbangun sejak lama. Semoga kedepan semakin erat lagi," kata gubernur memberikan penjelasan usai jamuan makan di RM. Lamun Ombak.
Kepada para tamu, gubernur menyampaikan sedikit gambaran tentang kondisi Sumbar dengan berbagai keunggulan alam dan budaya serta mayoritas orang Minangkabau tapi juga hidup berdampingan dengan beragam suku-suku lainnya.
Selain itu, gubermur juga menyinggung rencana dibukanya kembali penerbangan internasional khususnya dari Kuala Lumpur dan Singapura ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang ditutup akibat pandemi Covid-19.
"Kami sudah MoU dengan Air Asia dan mohon support juga dari pelancongan Malaysia, mudah-mudahan penerbangan internasional bisa dibuka segera untuk mendukung Visit Beautiful West Sumatera 2023," lanjut gubernur.
Senada dengan gubernur, Dato' Dr. Razali bin Ab Malik, menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan yang diberikan kepada rombongan dan berharap akan terjalin kerjasama yang lebih kedepannya antara Kerajaan Negeri Sembilan dengan Pemprov Sumbar.
"Apalagi kalau penerbangan dari KL nanti sudah dibuka, tentu akan sering kami ke Sumbar ataupun sebaliknya. Sebab lebih dekat dan tambangnya (ongkos) lagi murah," ucap Dato' Razali.
Lebih lanjut disampaikan Razali, kehadiran rombongan ke Sumbar adalah guna memperkaya khazanah kebudayaan Negeri Sembilan khususnya tentang adat perpatih yang masih dilestarikan dengan baik di Negeri Sembilan.
Bahkan saat ini, Adat Perpatih diajarkan di sekolah-sekolah dan juga ada Hari Adat.
"Karena itulah kami datang untuk mencari dan memperbanyak dasar dan wawasan tentang adat istiadat, sebab banyak hal positif yang bisa diambil dari situ, apalagi sekaitan dengan Islam dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," lanjut Razali.
Turut hadir dalam pertemuan ini sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov Sumbat, Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda, Kepala Dinas Kebudayaan Syaifullah, Kepala Biro Adpim Maifrizon dan Kepala Biro Umum Syefdinon.(*)
Editor : Benk123
Tag :#sumatera barat, #mahyeldi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
PESONA "MALIOBORO" BARU DI KOTA SERANG: SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG DAN TELAN ANGGARAN RP9 MILIAR
-
KADIS KOMINFO, KETUA PWI TANAH DATAR HADIRI HPN 2026 DI BANTEN
-
DPC GERINDRA TANAH DATAR GELAR TRAUMA HEALING BAGI ANAK-ANAK KORBAN GALODO DI BATIPUH SELATAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK