HOME OLAHRAGA NASIONAL

  • Minggu, 29 Mei 2022
Gol Vinicius Jr. Bawa Real Madrid Rengkuh Gelar Ke 14 UCL
Vinicius Junior Dengan Trofi Liga Champion Real Madrid ke-14

Paris (Minangsatu) - Satu gol Vinicius Junior ke gawang Liverpool pada menit ke 58' cukup untuk mengantarkan Real Madrid merengkuh trofi ke-14 sepanjang keikursertaannya di UEFA Champions League (UCL).

Bermain di Stade De France Paris Perancis, dini hari Minggu (29/05/2022) waktu Indonesia, di partai final UCL, Los Blancos mengalahkan Liverpool dengan skor tipis 1-0.

Jalannnya Pertandingan

Laga final UCL 2022 antara Liverpool versus Real Madrid berlangsung berat sebelah semenjak awal laga. The Reds Liverpool langsung menerapkan strategi high pressing dan ball position. Pemain-pemain Real Madrid sudah ditekan di barisan pertahanan sehingga tak bisa mengembangkan permainan.

Akibatnya laga final kali ini diawali dengan permainan tempo lambat dan sangat hati-hati. Bola banyak berkutat di lini tengah kedua tim dimana The Reds Liverpool memegang kendali permainan. Real Madrid hanya sesekali keluar lewat serangan balik yang dengan mudah dipatahka  barisan pertahanan Liverpool Konate dan Van Dijk.

Peluang pertama The Reds tercipta pada menit ke 15'. Alexandre Arnold berhasil melepaskan umpan tarik yang langsung dilanjutkan oleh sontekan Mohammed Salah. Namun dengan sigap penjaga gawang Real Madrid Tibout Cortouis mengamankan sepakan pemain tim nasional Mesir tersebut.

Dua menit berselang, kembali Salah mengancam gawang Los Blancos. Kali ini memanfaatkan bola sodoran dari Sadio Mane, namun sepakan Salah masih lemah dan bisa diamankan Cortouis.

Madrid mencoba membalas lewat aksi Frederico Valverde. Gelandang Real Madrid ini berhasil melepas bola crossing datar yang juga masih bisa dihentikan oleh Ibrahima Konate.

Menit 20' kembali Liverpool dapat peluang emas. Sadio Mane yang lepas dari penjagaan pemain bertahan Madrid, berhasil melakukan drive yang diakhiri dengan sebuah shooting keras. Sayang, sepakannya masih menghantam tiang gawang Courtouis.

15 menit berselang, kembali Mohammed Salah memperoleh peluang menciptakan gol. Kali ini lewat aksi heading yang masih lemah dan bisa ditangkap dengan mudah oleh Cortouis.

Liverpool benar-benar digdaya pada babak pertama. Sebanyak 8 tembakan dilepaskan oleh anak asuh Jurgen Klop dimana 5 diantaranya berhasil mencapai target. Sedangkan Real Madrid tak bisa menciptakan satu peluangpun.

Ancaman Real Madrid mulai terlihat 2 menit jelang istirahat babak. Karim Benzema membuat fans Liverpool sejenak terdiam ketika sontekannya berhasil membobol gawang Liverpool yang dikawal Alisson Becker. Beruntung bagi The Reds, gol Benzema dianulir wasit Clement Turpin. Melalui analisa VAR, Benzema sudah berada pada posisi offside. Alhasil, skor 0-0 menutup babak pertama.

Babak Kedua, Salah versus Courtois

Usai keluar ruang ganti, laga final Real Madrid versus Liverpool semakin menegaskan duel penjaga gawang Real Madrid Tibaut Courtois versus penyerang Liverpool Mohammed Salah. Setidaknya ada 3 peluang emas Salah yang layak jadi gol yang kesemuanya berhasil dimentahkan Courtois, yaitu masing-masing pada menit 63', 68',dan 80'.

Ancaman Liverpool ke gawang Madrid diawali oleh aksi Alexandre Arnold. Full back Liverpool ini berhasil melepaskan bola crossing yang masih gagal dijangkau Luis Diaz.

Menit 54' kembali Arnorld melepaskan bola crossing yang andai dapat ditanduk Thiago Alcantara bisa saja merubah keadaan. Namun bola tersebut lebih dekat ke Courtois yang dengan sigap menepisnya.

Keasyikan menyerang, The Reds meninggalkan celah di lini pertahanan. Benar saja, pos yang sering ditinggal Alexandre Arnold berhasil dimanfaatkan Winger Real Madrid Vinicius Junior dengan baik. Menit ke 58', diawali oleh kecerdasan Luka Modric untuk memberi ruang kepada pergerakan Casemiro. Gelandang Brazil tersebut kemudian meneruskan Bola kepada Valverde yang dengan apik mengirim umpan kepada Vini Jr. yang berdiri bebas tanpa pengawalan. Penyerang Brazil tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga tersebut. Skor 1-0 Real Madrid unggul atas Liverpool.

Usai gol Vini, laga menjadi panggung pertunjukkan Mo Salah versus Tibaut Courtois. Berulang-ulang kali Salah mendapat peluang emas dan berulang kali pula Coutois mampu mementahkannya.

Beberapa pergantian pemain yang dilakukan Klop masih belum bisa merubah keadaan. Masuknya Diogo Jota menggantikan Luis Diaz tetap tak berarti banyak untuk lini serang The Reds. Begitu juga dengan masuknya Firmino menggantikan Tiago Alcantara belum juga mampu untuk  memecah kebuntuan The Reds. Justru, Real Madrid beberapa kali berhasil membahayakan gawang Alisson lewat skema serangan balik apik.

Di masa injury time, pemain pengganti Real Madris Eduardo Camavinga mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keadaan, namun sepakan gelandang gondrong ini masih melambung di atas gawang Liverpool. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit. Real Madrid berhasil mengawinkan gelar La Liga dengan trofi 'Si Kuping Lebar"nya yang ke 14. Hasil ini sekaligus mengukuhkan hegemoni Ancelotti sebagai salah satu pelatih tersukses sepanjang gelaran UCL dengan raihan 4 trofi dimana 2 diantaranya didapatnya bersama Los Blancos Real Madrid. Trofi UCL perdana Don Carlo untuk Los Blancos didapat pada musim 2013/2014.

Sedangkan bagi Vini Jr, gol kemenangannya membuktikan bahwa ia adalah salah satu next rising star yang wajib diperhitungkan dan tidak kalah kualitasnya jika dibandingkan dengan Cr7 dan Lionel Messi.*


Wartawan : Rivo
Editor : Benk123

Tag :#ucl2022 #realmadrid #liverpool #realmadridversusliverpool #vinijr #viniciusjunior #karimbenzema #mosalah #uefaucl